Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mendampingi Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan para atlet, pelatih dan kontingen Indonesia Olimpiade Tokyo 2020 di Istana Kepresidenan di Bogor, Jumat (13/8/2021) pagi. Hadir dalam acara ini para atlet, pelatih dan Chef de Mission kontingen Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, Rosan Roeslani. Hadir pula Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna.
Amali menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi karena sudah berkenan menerima kontingen Indonesia di Istana Bogor.
“Pada pagi hari ini bapak presiden berkenan menerima kontingen Indonesia perwakilan dari para atlet dan pelatih. Untuk itu, atas nama kontingen kami menyampaikan terimakasih atas perkenan bapak presiden,” ujar Amali.
Kata Amali, pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu Indonesia telah mengirimkan 28 atlet dan 26 ofisial. Mereka mengikuti 8 cabang olahraga antara lain Bulutangkis, Angkat Besi, Panahan, Atletik, Selancar, Menembak, Dayung dan Renang.
Dari ajang ini, kontingen Indonesia berhasil meraih 5 medali 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Untuk medali emas disumbangkan ganda putri Bulutangkis yakni pasangan Greysia Polii dan Apriani Rahayu. Sementara perak, diraih Eko Yuli Irawan dari cabor Angkat Besi kelas 61 kg.
Kemudian perunggu masing-masing diperoleh, Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putra Bulu tangkis, Windy Cantika Aisah Angkat besi kelas 49 kg dan Rahmat Erwin Abdullah Angkat besi kelas 73 kg.
Sementara itu, Presiden Jokowi dalam arahannya mewakili pemerintah menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas prestasi yang ditorehkan kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.
“Selamat dan saya beserta seluruh rakyat sangat bangga atas perjuangan, atas kerja keras yang telah saudara lakukan di Tokyo dan sangat mengapresiasi hasil medali yang telah diraih,” kata Jokowi,
Dalam kesempatan ini, Jokowi pun memberikan bonus bagi para atlet peraih medali. Untuk peraih medali emas senilai Rp5,5 Miliar, periah medali perak Rp2,5 Miliar dan peraih perunggu masing-masing sebesar Rp1,5 Miliar.
Baca Juga: Menpora Amali Tegaskan DBON untuk Pabrik Prestasi Olahraga Jangka Panjang
“Peraih medali emas, Rp5,5 miliar, peraih medali perak Rp2,5 miliar, peraih medali perunggu Rp1,5 miliar,” ucap Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga akan memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih yang tidak mendapatkan medali. Jokowi berharap ini bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Semoga prestasi yang saudara-saudara raih saat ini dapat menjadi inspirasi, dapat menjadi teladan, dapat menjadi dorongan dan motivasi bagi para atlet dan masyarakat kita semuanya agar terus bekerja keras terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” harap Jokowi.
Berita Terkait
-
Kenapa Pemimpin Harus Blusukan? Megawati: Supaya Rakyat Itu Tahu Hidungmu Itu, Lho
-
Suruh Jokowi Blusukan, Megawati: Tangan Saya Dulu Salaman Sama Orang Lepra
-
Aksi Jokowi Bagikan Bansos di Grogol, Sosiolog: Ini Cukup Memalukan
-
Ketum KONI Pusat Pastikan PON Papua XX Diselenggarakan Sesuai Jadwal
-
Warga Berebut Sembako Jokowi, Fadli Zon: Bantulah dengan Kebijakan yang Tepat
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar