Suara.com - Kisah pilu diungkapkan oleh warganet saat mendengar pembeli album di tokonya meninggal dunia. Kisah itu ia bagikan melalui akun Twitter @Peecheriki.
Hal yang lebih memilukan adalah pembeli tersebut belum sempat memegang albumnya.
"Ya Allah turut berduka cita semoga kamu tenang di sana... Maaf ya kamu belum sempat pegang albumnya kamu keburu nggak ada," tulis sang pemilik akun melalui akun Teitternya seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (13/8/2021).
Dalam unggahan Twitternya, ia menyertakan tangkapan layar seseorang yang mengabarkan bahwa pembelinya telah tiada.
Pembeli tersebut membeli album musik melalui sistem pre-order atau memesan terlebih dahulu barang datang kemudian.
Sang pembeli belum sempat melunasi album pesanannya. Kemudian, seseorang menghubungi sang pemilik akun untuk melakukan pelunasan.
"Aku mau melakukan pelunasan untuk album hello future repackagenya," tulis seseorang yang menghubungi sang pemilik akun.
Ia kemudian bercerita bahwa sang pembeli telah tiada akibat kecelakaan.
"Karena pada tanggal 28 Juli 2021 dia mengalami kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia. Jadi aku mau lanjutkan pelunasan album dia," lanjutnya.
Baca Juga: Jelang HUT RI, Omzet Penjual Pernak-pernik Kemerdekaan Anjlok Akibat Pandemi
Sang pemilik akun kemudian kaget mendengar berita itu. Ia kemudian mendoakan sang pembeli.
Sebagai informasi, Album Hello Future adalah album milik boyband asal Korea Selatan, NCT Dream.
Unggahan ini kemudian mendapatkan hampir 3 ribu Retweet. Sedikitnya, 32 ribu pengguna Twitter menyukai unggahan ini.
Melihat kisah tersebut, warganet turut memberikan komentar. Mereka juga memberikan doa untuk pembeli tersebut.
"Please aku pernah mikir kalo aku meninggal terus pelunasanku gimana ya? Soalnya keluargaku nggak ada yang tau cara beli ginian," ujar warganet berandai-andai.
"Semoga temennya bisa unboxing dengan amanah dan dapet bias si yang punya, biar temennya yang di surga bahagia juga, turut berduka cita," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Jelang HUT RI, Omzet Penjual Pernak-pernik Kemerdekaan Anjlok Akibat Pandemi
-
Bikin Merinding, Mahasiswa Ini Meninggal dalam Posisi.....
-
Anggota Polisi Meninggal Dunia Saat Amankan Vaksinasi di BG Junction Surabaya
-
Istri Pemulung Meninggal Usai Keguguran dan Divonis Covid-19, Tinggalkan Tiga Anak Kecil
-
Keenakan Ngupil, Anak Kartika Putri Disumpahi Cepat Meninggal
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional