Suara.com - Sebuah Video yang memperlihatkan reaksi seorang prajurit TNI saat dikabari bahwa ibundanya meninggal dunia viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, Jumat (20/8/2021) tampak seorang prajurit TNI sedang menangis tersedu-sedu.
Prajurit yang diketahui bernama Munir itu tampak sedang duduk di sebuah ruangan dan berhadapan dengan atasannya. Ia sedang mendengarkan wejangan dari sang atasan usai mendapat kabar bahwa sang ibunda meninggal dunia.
"Dapat kabar ibunya meninggal dunia. TNI tidak dilarang untuk menangis, bravo TNI," tulis pengunggah video tersebut, dikutip suara.com, Minggu (22/8/2021).
Dalam video tersebut, tampak prajurit TNI yang sedang menangis karena mendengar kabar ibunda meninggal dunia sedang dikuatkan oleh atasan.
Disebutkan bahwa sebagai prajurit TNI tidak dilarang untuk menangis. Tangisan mereka merupakan air mata kebanggaan yang bisa diberikan untuk kedua orang tua.
"Tentara itu tidak dilarang untuk menangis, ada waktunya tentara untuk menangis," ujar pria yang diduga merupakan atasan prajurit tersebut.
"Jadi kamu tidak salah kamu menangis, kamu menangis itu air mata kebanggan yang kamu berikan pada orang tuamu, ketika kamu bisa membanggakannya," lanjutnya.
Sambil menangis sesenggukan, prajurit TNI tersebut menjawab sang atasan sebagai pertanda bahwa ia memahami dan menerima wejangan itu.
Baca Juga: Potret Toyota Fortuner Pakai Pelat Nomor Putih Masuk Gang Sempit, Publik Malah Nyinyir
"Siap, siap," ujar prajurit TNI.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku ikut terharu melihat kesedihan prajurit TNI saat dikabari bahwa ibundanya meninggal.
Begitu pula dengan wejangan dari sang atasan yang juga membuat para warganet terharu.
"Ya Allah mengapa air mata ini terus mengalir," ujar salah seorang warganet.
"Ditegar-tegarkan padahal hatinya nyesek, ya Allah, yang sabar ya mas, semoga almarhumah ibu husnul khotimah," sahut warganet lain.
"Denger wejangannya jadi ikutan mewek," sahut salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Cara Cerdas Penjual Online Shop Tanggapi Penipu dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Celana Dalam Penghuni Kos Wanita Dicuri, Pria Nangis Diberi Makanan Sisa
-
Jokowi Temui Penerbang yang Beratraksi saat HUT ke-76 Kemerdekaan RI
-
Viral Pria Melukis Wajah di Sawah Pakai Bibit Padi, Hasilnya Banjir Pujian
-
Potret Toyota Fortuner Pakai Pelat Nomor Putih Masuk Gang Sempit, Publik Malah Nyinyir
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran