Suara.com - Cowok yang menangis karena tidak lolos tes polisi dan tentara menjadi viral. Namun bukannya mendapat dukungan, cowok ini justru menjadi bulan-bulanan warganet.
Cowok itu membagikan video latihan fisiknya setiap hari di akun TikTok @roykiosaki. Hingga berita ini dipublikasikan, video telah disaksikan 5,6 juta kali dan mendapatkan 380 ribu tanda suka.
"Mungkin bukan rejeki. #akpol. #fyp," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (25/8/2021).
Dalam video, cowok itu menangis menutupi wajahnya. Ia mengaku dirinya gagal lolos tes akademi polisi atau AKPOL, dan akademi militer atau AKMIL. Hal ini membuat dirinya ingin menyerah.
"Pengen nyerah, capek. 4 kali tes AKPOL ditolak, 2 kali tes AKMIL juga gagal," tulisnya.
Curhatan itu tentu membuat iba penonton. Namun, rasa iba itu langsung lenyap setelah sang cowok membagikan slide video selanjutnya saat dirinya berlatih.
Ia mengatakan telah kerja keras melatih fisik setiap hari demi bisa masuk polisi atau tentara. Tetapi yang menjadi sorotan, cowok itu berlatih dengan tubuh gemulai.
"Padahal udah latihan keras. Latihan kebugaran setiap hari. Nyerah bukan berarti gagal kan?" curhatnya.
Ia menunjukkan saat dirinya berlatih berjalan bak tentara. Bukannya tegap, cowok itu justru berjalan dengan lentur.
Baca Juga: Diduga Nistakan Agama, Muhammad Kece Ditangkap Polisi
Semakin kocak, ia juga melakukan tanda hormat dengan lemah gemulai. Bahkan, ia menaruh satu tangannya di pinggang seolah sedang berpose bak model.
Sontak, aksi latihan cowok itu untuk masuk AKMIL dan AKPOL menjadi perhatian warganet. Banyak yang menuliskan komentar kocak, sambil memberikan saran kepada cowok itu.
"Semangat jangan putus asa. Kalau gak lolos bisa jadi Ibu Bhayangkari. Pasti lolos, selamat mencoba mas," komen warganet.
"Kak, coba deh daftar jadi guru Zumba pasti keterima," sahut lainnya.
"Kamu gak salah kok, yang salah yang nolak kamu. Semangat, semoga keterima jadi pelatih Zumba," tambah warganet.
"Gerakannya dapat, kelenturannya dapat, emosinya gue juga dapat," celutuk warganet.
Berita Terkait
-
Diduga Nistakan Agama, Muhammad Kece Ditangkap Polisi
-
Viral Warganet Pamer Buka Warung, Berujung Kaget Pas Lihat Aksi Tetangga Lakukan Ini
-
Viral Perjuangan Driver Ojol Antar Obat Pelanggan, Kayuh Sepeda 15 Km
-
Demi Anak Tak Menangis saat Ditinggal Ibunya, Sang Ayah Rela Lakukan Hal Anti Mainstream
-
Viral MUA Rias Pengantin Pakai Ritual Jawa Tak Keramas 7 Hari, Hasilnya: Cantik Parah!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?