Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masih ada 2,7 juta warga Jakarta yang belum divaksin Covid-19. Menurutnya, diperlukan usaha lebih ekstra dan bantuan semua pihak untuk mencapai target.
Hal itu disampaikan Anies dalam sambutannya dalam acara pembukaan sentra vaksinasi di DPD Golkar DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (4/9/2021).
"Kita berharap ini bisa tuntas dan mengejar 2,7 juta (warga DKI yang belum divaksin)," kata Anies.
Anies menuturkan, tantangan yang dihadapi pemerintah kekinian berbeda. Dimana pada saat awal-awal masyarakat masih bersemangat datang untuk vaksinasi.
"Kalau sekarang ini 2,7 ya dari dulu tidak bergerak sudah berbulan-bulan ada vaksinasi juga belum bergerak jadi perlu ekstra effort, ini adalah ikhtiar kemanusiaan," tuturnya.
Mantan Mendikbud itu mengataka dengan adanya sentra-sentra vaksinasi di Jakarta seperti apa yang dilakukan Golkar DKI bisa membantu percepatan vaksinasi. Menurutnya, ikhtiar vaksinasi tersebut harus terus dilakukan.
"Ini jadi penting karena satu, diselenggarakan terus menerus bukan hanya sekali dua kali tapi terus menerus, mudah-mudahan nanti bisa menyisir seluruh warga untuk bisa diajak ke sini," tuturnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Anies karena telah mendukung program vaksinasi yang didirikan Golkar.
"Tentu saja kita berharap semua warga di DKI Jakarta maupun yang membutuhkan bisa mendapat vaksin sesegera mungkin. Kita berdoa semoga pandemi segera berakhir dan semoga masyarakat bisa segera beraktivitas kembali," kata Zaki.
Baca Juga: Wali Kota Klaim 537.091 Orang di Depok Telah Ikuti Vaksinasi COVID-19
Adapun dalam kerja sama sentra vaksinasi Pemprov DKI dengan Golkar DKI ditargetkan 250 orang mendapatkan vaksin di sentra vaksin kolaborasi ini, dengan target di penghujung bulan September sebesar 2.000 orang tervaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan
-
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel
-
Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?
-
Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!
-
KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban