Suara.com - Viral di media sosial curahan hati seorang wanita yang mengalami hal kurang menyenangkan saat tinggal bersebelahan dengan tetangga cabul.
Dalam tangkapan layar yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobei.official, Jumat (10/9/2021) diceritakan bahwa wanita tersebut belum lama mengontrak rumah dengan tetangga yang sudah berkeluarga.
Wanita tersebut mengaku berhubungan baik dengan para tetangga kecuali dengan sosok bapak-bapak yang ia curigai sering berbuat aneh.
Direkam saat tidur
Ia lantas bercerita tentang pengalaman tak mengenakkan yang pernah ia alami saat berada di kontrakan. Saat itu ia sedang sendirian di dalam rumah dengan posisi rebahan mengenakan baju tidur.
Ia pun kaget saat melihat ke arah ventilasi. Di sana terlihat seseorang sedang merekamnya menggunakan kamera hp.
"Tadi siang itu bapak-bapak cabul masukin kamera handphone lewat lubang ventilasi, karena pas banget kita sebelahan dan tuh lubang kecil di belakang antara kontrakan dia sama aku," tulis wanita tersebut.
Pelaku kabur
Semoat tak yakin melihat ada tangan dan hp di ventilasi, wanita tersebut lantas mendekatinya. Ia pun syok saat tahu di balik lubang ventilasi ada pria yang merekamnya.
Baca Juga: Mengandung Bawang, Viral Video Pria Penuh Kasih Ingatkan Siapa Dia ke Ibunya yang Pikun
Ia pun kaget hingga badannya gemetar. Ia bingung dan tak sempat mengejar pelaku yang sudah terlebih dahulu kabur dengan sepeda motornya.
"Tadinya ku pikir halu tapi pas aku dekatin ternyata ada tangan sama hp di lubang itu, refleks aku teriak 'woy ngapain' terus itu kaya langsung kaget gitu narik hp terus itu bapak-bapak naik motor," lanjutnya.
"Kaget aku gemetar juga soalnya itu aku lagi tiduran dan pakai baju tidur. Aku ketakutan bingung harus gimana, aku curiga hari-hari sebelumnya dia begitu juga tapi aku nggak sadar," ujarnya lagi.
Tanggapan warganet
Melihat curhat dari wanita tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam tanggapan. Sebagian besar ari mereka menyarankan wanita itu untuk melapor. Ada juga yang menyarankan agar wanita itu pindah rumah.
"Ventilasinya ditutup aja pakai kardus terus lapisin kertas sama dilakban biar bener-bener kuat, kalau ada uang baru pindah ya," komentar salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Aksi Tak Terduga Pria saat Naik Motor, Endingnya So Sweet Banget!
-
Heboh Miliarder Malaysia Nikahi Asisten 23 Tahun Lebih Muda dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Tergiur Tindik Telinga Harga Terjangkau, Wanita Menyesal Endingnya Harus Operasi
-
Mengandung Bawang, Viral Video Pria Penuh Kasih Ingatkan Siapa Dia ke Ibunya yang Pikun
-
Viral Momen Guru Honorer Sekolah Negeri Bongkar Amplop Gaji, Warganet Sedih
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!