Namun saat berjalan-jalan ke negara bagian lain, ia mengatakan sering merasa dicurigai.
Salah satunya waktu sedang transit di bandara di Cincinnati, ia membawa ransel cukup besar saat itu dan merasa diperhatikan oleh seorang kulit putih.
"Saya meletakkan tas saya sebelum masuk toilet karena berat. Sampai saya selesai dan keluar restroom, orang itu masih ada nunggu saya, dia sepertinya ingin memastikan ransel itu saya bawa kembali."
"Saya juga pernah makan di sebuah restoran Turki langganan saya, lalu ada orang kulit putih masuk dan teriak 'you are f*cking terrorist' dan lain-lain, meski ujung-ujungnya minta duit," ujarnya.
Sempat melepas jilbab
Dian Hendra masih ingat persis saat serangan 11 September terjadi di tahun 2001.
"Ketika itu saya ada di Grosvenor Square London karena baru saja selesai mengurus paspor di KBRI," katanya kepada Sastra Wijaya dari ABC Indonesia.
"Peristiwa ini sangat melekat di ingatan, karena pada masa itu KBRI berkantor di Grosvenor Square dan bertetangga dengan Kedubes Amerika Serikat.
"Ketika sore tiba di rumah, setelah menjemput anak-anak sekolah, saya menyalakan TV dan semua saluran menayangkan hancurnya Twin Towers di New York."
"Kemudian ada tayangan kerumunan massa di Grosvenor Square."
Baca Juga: Membantah Teori Konspirasi Seputar Serangan 11 September atas New York
"Saya teringat hanya dua tiga jam sebelumnya saya duduk di tempat yang sama berpiknik bersama anak saya yang terkecil duduk di push chair-nya, sebelum pulang ke rumah," kata Dian yang sudah tinggal Inggris sejak akhir tahun 1980-an.
Dian merasakan ada perbedaan besar dalam kehidupannya di London sebelum dan sesudah peristiwa 11 September.
"Sebelum September 11, saya tidak mengalami sesuatu yang aneh sebagai Muslim," ujarnya.
Namun setelah 11 September, Dian merasakan sendiri identitas Muslim-nya menjadi berbeda.
"Karena saya berhijab, maka perubahan itu sangat saya rasakan juga dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu dalam bentuk persepsi orang terhadap saya."
"Beberapa kali saya mengalami pelecehan verbal di jalan. Kejadian seperti ini sangat membuat tidak nyaman," ujar Dian.
Berita Terkait
-
7 Gaya Nyentrik Rama Duwaji Istri Walikota New York Sebelum Pindah ke Balai Kota
-
Mulan Jameela Bangga, Tiara Savitri Lolos S2 di New York University SPS
-
Ulasan Buku Tidak Ada New York Hari Ini, Kumpulan Puisi Karya Aan Mansyur
-
Tim Transisi Zohran Mamdani Diisi Semua oleh Perempuan, Kebetulan? Tentu Tidak
-
Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York, Ini Fakta Menarik Zohran Mamdani
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus