"Saya tidak bisa bicara. Saya hanya akan menangis," kata wanita itu.
Seperti banyak penduduk di Lawrence, sebuah kota kelas pekerja sekitar 48 km sebelah utara Boston dengan komunitas Hispanik yang kuat, akar Rosario menjalar ke Republik Dominika dan Puerto Riko, kata William Lantigua, mantan wali kota kota yang tahu keluarganya.
Rosario meninggalkan seorang ibu dan seorang adik perempuan.
Pada Sabtu, Maria Ogando bergabung dengan kerumunan yang berkumpul untuk memberi penghormatan kepada Rosario setelah berkendara satu jam dari Worcester, Massachusetts bersama keluarganya. Putrinya, Kayla yang berusia 9 tahun, mengenakan T-shirt dengan nama lengkap Rosario di bagian belakang.
"Dia adalah pahlawan dan saya sangat sedih melihatnya meninggal," kata Kayla. "Tapi saya akan selalu mengingat namanya dan apa yang dia lakukan untuk negara kita." (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Atlet Imigran Afghanistan Mengajar Karate di Cisarua Bogor
-
Taliban Umpamakan Wanita Tak Berhijab seperti Irisan Melon, Warganet Murka
-
Dua Jurnalis Afghanistan Ditangkap, Dianiaya Usai Liput Demonstrasi
-
Taliban Klaim Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri: Mereka Harus Melahirkan
-
Bandara Kabul Kembali Operasikan Penerbangan Komersial
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
-
Kemenkes Ingatkan Risiko Jangka Panjang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden