Sebelum dimulainya PTM, kegiatan daring dilakukan secara penuh dari pihak sekolah. Sangat disayangkan saat daring, murid lebih cenderung pasif dibandingkan dengan orang tua wali murid.
"Jadinya kurang ya. Kalau biasanya tatap muka sama guru kan jadi dekat anak-anaknya, dengan adanya sistem daring ini membuat kesenjangan antar guru dan siswa pastinya. Karena yang lebih deket orang tua, yang aktif itu menjadi orang tua, orang tua-orang tuanya yang aktif kalau ada apa-apa pasti nanya," kata Arif.
Guru agama Islam tersebut menyayangkan adanya potensi diri dari murid ketika waktu daring tak dapat terlihat. Guru tidak dapat berinteraksi langsung yang dapat menimbulkan rasa kekeluargaan antara murid dan guru.
"Sedangkan yang dibutuhkan itu pasti siswanya, apalagi guru yang ingin mengetahui karakter anak, potensi anak. itu sangat susah sekali pada saat daring," jelasnya.
Kegiatan yang biasa diikuti siswa jadi tidak tergapai. Lomba - lomba yang biasa diadakan secara langsung menjadi lomba online. SDN 3 Pondok Ranji mengikuti perlombaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) sampai tingkat provinsi, perlombaan tersebut di ikuti dari rumah peserta masing - masing.
"Jadi kalau di sekolahan itu nihil tidak ada kegiatan apapun kecuali lomba - lomba, lombanya pun itu online," kata Arif. (Raihan Hanani)
Berita Terkait
-
Tak Bisa Ikut Sekolah Daring Karena Orang Tua Tak Punya Ponsel, Siswa SD Lupa Cara Baca
-
Panggil Saksi Kasus Dugaan Korupsi di SMKN 7 Tangsel, KPK Geledah Rumah di Kawasan Bogor
-
Jokowi: Sekolah Yang Memenuhi Syarat Segera Gelar PTM Terbatas
-
PTM Dimulai, Bahagianya Siswa di Bandar Lampung Ketemu Teman Sekolah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan
-
Perpres Pelindungan Jaksa Dinilai Terlalu Longgar, Pakar Minta Batas Pelibatan TNI Dipertegas
-
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan
-
Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR
-
BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi