Suara.com - Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) diperingati tanggal 17 September setiap tahun. Peringatan ini adalah sebagai peringatan hari bakti BUMN yang terkait dengan sektor perhubungan dengan dibentuknya Kementerian Perhubungan. Lantas, seperti apa sejarah Hari Perhubungan Nasional 17 September? Dan apa tema peringatan Harhubnas tahun ini?
Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2021
Harhubnas 2021 mengangkat tema 'Bergerak, Harmonikan Indonesia' yang merupakan peringatan ke-51 sejak pertama kali diperingati pada tahun 1971 dengan terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan nomor SK.274/G/1971 tanggal 26 Agustus 1971 tentang Hari Perhubungan Nasional. Melansir laman dephub.go.id, tema peringatan Harhubnas 2021 tersebut dimaksudkan untuk menjalin kinerja Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bersinergi dengan elemen pemerintah lainnya.
Sejarah Hari Perhubungan Nasional 17 September
Sejarah diperingatinya Hari Perhubungan Nasional saling berkaitan dengan lahirnya Kementerian Perhubungan yang tidak lain adalah akronim dari Departemen Perhubungan. Departemen Perhubungan dibentuk setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 lalu, dan dipimpin oleh Ir. Abdulkarim. Sesuai dengan namanya, Departemen Perhubungan mengurusi masalah perhubungan yaitu perhubungan darat, laut, dan udara.
Pada awal dibentuknya Departemen Perhubungan, fokus perhatian pemerintah adalah berada di wilayah darat. Hal itu dikarenakan perhubungan seperti laut maupun udara belum bisa menjadi sarana yang optimal. TNI Angkatan Laut masih terbatas jalur operasinya, lantaran sebagian besar wilayah lautan Indonesia masih dikuasai oleh penjajah, termasuk Belanda.
Kemudian, Departemen Perhubungan mengalami pergantian nama hingga menjadi Kementerian Perhubungan mulai dari menjadi Kementerian Distribusi pada masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno tahun 1959. Berikutnya, Kementerian Distribusi pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin berganti nama lagi menjadi Kementerian Perhubungan. Lalu pada tahun 1971, pemerintah menyatukan hari jadi atau hari bakti BUMN yang terkait dengan sektor perhubungan pada tanggal 17 September. Sejak saat itulah pada tanggal 17 September diperingati sebagai Harhubnas.
Sebagai tindak lanjut dari peringatan Harhubnas, Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor SK.274/G/1971 tanggal 26 Agustus 1971 tentang Hari Perhubungan Nasional.
Nah, itu dia informasi singkat seputar sejarah Hari Perhubungan Nasional 17 September yang perlu diketahui.
Baca Juga: Meriahkan Harhubnas, Kemenhub Gelar Gerakan Bersih Kantor dan Halaman
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Cara Perusahaan BUMN Tingkatkan Keselamatan Industri Maritim
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Diperingati Setiap 22 November, Ini Sejarah Hari Perhubungan Darat Nasional
-
Anggaran Rp19 Triliun Belum Terserap: Apa yang Terjadi di Kemenhub Menjelang Tutup Buku 2025?
-
Pemerintahan Prabowo Genap Setahun, Kemenhub Fokus Konektivitas dan Keselamatan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional