Suara.com - Sejumlah warga di sekitar Rusun Pasar Rumput, Jakarta, sempat khawatir tertular virus Covid-19. Ini dikarenakan rusun tersebut sempat digunakan sebagai tempat isolasi mandiri (Isoman) pasien covid-19 sebelum diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kekinian pasien isoman di Rusun Pasar Rumput telah dipindahkan ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet.
Sekretariat RW 04 Pasar Rumput Yudi mengatakan warganya sempat khawatir karena tempat isolasi mandiri tersebut berdekatan dengan wilayah pemukiman warga. Yakni tepatnya berada di belakang Rusun Pasar Rumput.
Meski sempat ada kekhawatiran, Yudi menuturkan warganya mendukung karena merupakan program pemerintah dalam penanganan covid-19.
"Awalnya sempat khawatir, karena ini program pemerintah warga juga mendukung juga," ujar Yudi saat ditemui Suara.com di Sekretariat Pos RW 04, Senin (20/9/2021).
Yudi menuturkan saat Rusun Pasar Rumput jadi tempat isoman, para pedagang atau warga tetap beraktivitas seperti biasanya.
"Warga biasa aktivitas ke pasar. Tapi kan kalau ke pasar pengunjung atau warga nggak mungkin ke atas. Untuk lantai 2 dan 3 kan steril selama ditempatin yang isoman," ucap Yudi.
Adapun wilayahnya kata Yudi, sudah berada di zona hijau. Bahkan kata dia, saat ini tidak ada warganya yang terpapar covid-19.
"Sekarang, kalau untuk warga RW 4 Kelurahan Pasar Manggis selalu nol terus," kata dia.
Baca Juga: Kabar Biaya Pasien COVID-19 Tak Ditanggung Pemerintah Mulai 1 Oktober, Benarkah?
Junaidi, warga yang tinggal di belakang Pasar Rumput mengaku biasa saja ketika Rusun tersebut dijadikan tempat isoman. Menurutnya selama ini pasien isoman tidak keluar rusun.
"Mereka di sana kan sudah dijaga nggak mungkin keluar-keluar," kata Junaidi.
Junaidi menuturkan aktivitas di wilayahnya seperti biasa meski lokasinya berada di gedung tempat isoman.
"Kalau aktivitas warga sih kaya biasa saja. Jadi kita ya aktivitas seperti biasa saja keluar rumah, juga berbelanja ke Pasar Rumput," tuturnya.
Diresmikan Jokowi
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rusun Pasar Rumput pada Senin (20/9).
Jokowi menuturkan Rusun Pasar Rumput yang dilengkapi kios pasar, fasilitas umum dan fasilitas sosial telah rampung dan siap digunakan.
"Alhamdulillah rumah susun Pasar Rumput yang dilengkapi dengan kios pasar, fasilitas umum, dan fasilitas sosial, dan parkiran yang dibangun sejak tahun 2016, hari ini sudah selesai dan siap untuk difungsikan," ujar Jokowi dalam peresmian.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan Rusun yang dibangun dengan biaya Rp 970 miliar menggunakan konsep Mixed used development.
Yakni Rusun tersebut tak hanya sebagai hunian, namun dibangun diatas pasar dengan ratusan kios dan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang lengkap.
"Menjadi istimewa karena dibangun dengan konsep mixed used development yaitu tidak hanya Rusun yang berfungsi sebagai hunian berupa 1.984 unit tipe 36 yang ada di lantai 4 sampai lantai 25. Tetapi juga rusun ini dibangun di atas pasar dengan ratusan kios pasar dan los di lantai 1 dan lantai 2, serta fasilitas sosial dan fasilitas umum yang lengkap," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?