Suara.com - Lembaga pendidikan di Singapura sedang kewalahan dengan ulah badut yang berkeliaran di sekolah dan memberi ketakutan bagi beberapa siswa.
Menyadur Channel News Asia Selasa (21/9/2021), badut itu mendekati anak-anak di sekolah dasar dan beberapa laporan telah diterima oleh kantor polisi terkait hal ini.
Polisi tidak menyebutkan nama sekolah tapi Speech Academy Asia meminta maaf atas karyawannya yang mengenakan kostum badut di berbagai sekolah dasar.
Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria berpakaian badut di luar yang diduga Sekolah Dasar Temasek di Bedok South Avenue 3.
Sekolah Tao Nan, yang terletak di Marine Parade, memberitahu orangtua siswa tentang orang-orang yang berpakaian seperti badut "yang berkeliaran di sekitar sekolah dan meminta (siswa) untuk mengikuti mereka".
Pesan yang beredar di media sosial juga menuduh bahwa orang-orang yang berpakaian badut menawarkan uang kepada anak-anak untuk mengikuti mereka.
Speech Academy Asia mengakui orang berpakaian badut itu adalah salah satu karyawannya, tapi mengelak timnya menawarkan imbalan uang dalam bentuk apa pun kepada anak-anak.
“Selain itu, promotor kami tidak membawa anak-anak keluar dari lingkungannya,” kata perusahaan itu di Facebook.
Sekolah ini gencar melakukan promosi karena kehiangan banyak siswa selama pandemi. Mereka pernah melakukan hal yang sama di mall, tapi dampaknya berbeda ketika dilakukan di sekolah.
Baca Juga: Viral Aksi Gadis Kecil Asisteni Kakak yang Kerja jadi Badut, Warganet Tak Tega
"Kami berpikir untuk melakukannya di luar sekolah karena orang tua akan menjemput anak-anak mereka di sana. Kami hanya mencoba untuk menjalankan bisnis ... Tapi ternyata salah," kata direktur perusahaan, Kelvin Tan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung
-
Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan
-
Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup
-
Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak
-
Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU
-
Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%