WHO menyerukan agar negara-negara kaya memenuhi janji pembagian dosis mereka ''dengan segera'' dan membuat suntikan vaksin tersedia bagi negara-negara miskin, khususnya di Afrika.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pihaknya ingin agar pertemuan PBB membantu memastikan kesetaraan akses vaksin dan peningkatan kesiapsiagaan untuk pandemi.
Program pembagian vaksin COVAX yang didukung PBB hingga kini masih harus berjuang menghadapi kekurangan pasokan.
Sementara pasar vaksin hampir terkuras oleh negara-negara kaya yang memborong vaksin. Negara-negara kaya telah menyerang dan terus menyerang kesepakatan global terkait pembelian vaksin COVID-19 dari produsen farmasi besar.
COVAX telah berulang kali mengurangi ambisi pengiriman vaksin, dari target awal sekitar 2 miliar dosis vaksin hingga akhir tahun ini, menjadi sekitar 1,4 miliar dosis vaksin, itu pun mungkin tidak tercapai tahun ini.
Hingga Selasa 21 September, COVAX baru membagikan lebih dari 296 juta dosis vaksin COVID ke 141 negara. hp/as (rtr)
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba