Suara.com - Proses seleksi PPPK Guru 2021 sudah memasuki kompetensi tahap I. Informasi pengumuman PPPK Guru 2021 sebenarnya dapat dilihat di gurupppk.kemdikbud.go.id.
Namun kabar terbaru menyebutkan pengumuman PPPK Guru 2021 diundur. Tim Suara.com merangkum beberapa informasi terbaru terkait PPPK Guru 2021 yang dilansir gurupppk.kemdikbud.go.id.
Halaman website yang resmi diolah oleh Kemdikbudristek ini memberikan segala jenis informasi terkait seputar seleski penerimaan Pegawai Pemerinntah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2021. Selain itu juga dalam website ini anda dapat mencari pengumuman-penguman lain yang masih bersinggungan dengan pendidikan di Indonesia.
Pengumuman Hasil PPPK Guru 2021
Seperti yang kita ketahui bahwa sebelumnya pengumuman PPPK Guru 2021 akan dirilis pada hari Jumat 24 lalu. Namun faktanya pengumuman tersebut belum kunjung muncul.
Hal tersebut dilakukan beriringan dengan keluarnya surat nomor 5363/B/GT.01.00/2021 menjelaskan bahwa pengumuman hasil seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 diundur atau ditunda. Hal ini disampaikan secara tertulis oleh irektur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril selaku Ketua Panitia Seleksi PPPK JF Guru.
Singkat kata di dalam surat tersebut terpapar informasi yang menjelaskan tentang pengunduran pengumuman hasil seleksi dikarenakan masih berlangsungnya proses pengolahan nilai Seleksi Kompetensi 1 PPPK guru.
Pengumuman PPPK Guru 2021 yang mulanya dijadwalkan pada 24 September 2021 ini akan diundur sampai waktu yang belum dapat dijelaskan. Bagi anda yang ingin mencari informasi dan jadwal terbaru silahkan akses laman resmi https://gurupppk.kemdikbud.go.id.
Bocoran hasil seleksi kompetensi PPPK Guru tahap 1
Baca Juga: Kemendikbudristek dan DPR Sepakat Minta Panselnas Tunda Pengumuman Seleksi PPPK Guru
Beberapa waktu lalu enteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa ada sekitar 100.000 guru honorer lulus seleksi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap pertama.
Beliau menuturkan bahwa saat ini terdapat 30 persen dari total 326.476 yang ada untuk posisi PPPK sudah tersisi. Selain itu ia juga menjelaskan bahwa bagi para peserta yang mendaftar sebagai guru honorer akan diberikan kesempatan sebanyak 3 kali. Artinya bagi peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih bisa mencoba pada dua tahap selanjutnya.
Seleksi PPPK tahun 2021 ini memberikan kesempatan bagi 506.427 posisi yang disediakan oleh pemerintah. Namun hanya 326.476 posisi yang mendapatkan pelamar. Jumlah guru honorer yang mendaftar mengikuti seleksi PPPK tahap pertama sebanyak 925.637 orang namun yang berencana mengikuti ujian hanya 608.954 orang dan yang hadir dalam ujian seleksi sebanyak 586.943 orang.
Terdapat sekitar 180.000 posisi yang pelamarnya masih kosong, contohnya guru dibeberapa daerah terpencil seperti Nias Utara Halmahera Utara dan Timor Tengah Selatan.
Demikian adalah ulasan tentang pengumuman PPPK Guru 2021 di gurupppk.kemdikbud.go.id yang diundur. Semoga dapat memberikan wawasan pengetahuan dan sumber referensi bagi anda yang ingin mencari informasi terkait dengan PPPK Guru 2021.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional