Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi adu mulut antara mahasiswi dengan oknum satpol pp gara-gara baliho K-Pop.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, Kamis (30/9/2021) terlihat beberapa baliho yang terpasang di sudut kota.
Baliho-baliho tersebut memperlihatkan video sebuah boyband Korea yang sedang menampilkan kemapuan menari dan menyanyi.
Disebut menyembah baliho K-Pop
Dalam video itu, terdengar suara beberapa mahasiswi penggemar K-pop yang sedang berdebat dengan oknum satpol pp.
Mahasiswi tersebut kesal karena disebut menyembah baliho K-pop oleh oknum satpol pp.
"Mbak jangan disembah ya," ucap seorang pria diduga oknum satpol pp dalam video tersebut.
"Pak ini bukan nyembah, ini cuma suka, beda sama nyembah, ini tuh nggak berlebihan, hargai ya Pak," jawab mahasiswi tersebut.
Lampiaskan kekesalan
Baca Juga: Video Viral Pria Berbadan Kekar Bubarkan Aksi Balap Liar dan Blokade Jalan
Dalam video yang diunggah, mahasiswi tersebut melampiaskan kekesalan dengan kata-kata yang ia tujukan untuk oknum satpol pp.
"Ya kali saya nyembah Pak. Saya juga tahu kali Pak kalau cuma Allah yang wajib disembah bagi umat muslim," tulis mahasiswi tersebut.
Terlebih saat salah satu oknum satpol pp membandingkan pendidikannya yang lulusan SMA dengan para mahsiswi. Ia menyayangkan sikap para mahasiswi yang menggilai k-pop hingga rela menonton baliho.
"Ini video temanku waktu malam hari dan gila sih omongannya tuh satpol. Terus kalau bapak cuma lulusan SMA urusan saya gitu" tulisnya lagi.
Tanggapan warganet
Melihat video itu, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka megaku ikut kesal dengan sikap oknum satpol pp dalam video tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Pedagang Buah Super Murah, Pembeli Merasa Tertipu saat Lihat Papan Harga
-
Viral Aplikasi PeduliLindungi Diberi Bintang Satu, Balasan Admin Kominfo Disorot
-
Istri Meninggal, Suami Pilih Kuburkan di Halaman Samping Rumah: Bukti Cinta Sejati
-
Viral Warga Temukan Singkong Raksasa, Penampakan saat Digali Bikin Merinding
-
Iklan Keju Jadul Tahun 1994 Viral, Warganet Syok Pas Tahu Harganya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer