Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria membacajan isi amplop sumbangan nikah.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @jodohmuuu_hehe, Senin (4/10/2021) tampak sejumlah orang sedang berkumpul di sebuah lokasi hajatan.
Mereka menyaksikan acara pembacaan nominal sumbangan pernikahan yang diberikan oleh para tamu. Tampak juga di tengah-tengah mereka sebuah wadah yang berisi tumpukan uang tunai.
Jumlah sumbangan fantastis
Dalam video itu, tampak seorang pria membacakan jumlah sumbangan dengan memakai pengeras suara. Saat itu, sumbangan yang disebutkan jumlahnya mencapai 1 miliar rupiah.
"226 juta + tanah 1 hektare + 1 ekor sapi," bunyi keterangan dalam video tersebut, dikutip suara.com, Selasa (5/10/2021).
"Adat orang galeso kalau acara sudah selesai saatnya bongkar isi undangan semua tamu lalu diucap satu persatu pakai mic, ini salah satu isi undangan 1 orang tamu saja mencapai 1 miliar," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan di video, diketahui bahwa menurut kebiasaan setempat setiap kali selesai acara amplop sumbangan akan dibuka dan dibacakan satu-satu nominalnya.
"Yang isi undangannya 1 juta sampai 10 juta kena mental wkwkwk. Adat orang galesong memang gini guys, kalau acara selesai undangan dibuka satu persatu lalu disebut jumlah isi undangannya pakai mic secara terang-terangan," tulisnya dalam video itu.
Baca Juga: Atta Halilintar Pernah Ajukan Nikah Siri sama Aurel, tapi Ditolak Sosok Ini
"Jadi bukan uang panai yaa ini uang pa solo," pungkasnya.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam tanggapan. Beberapa dari mereka menyoroti jumlah sumbangan yang sangat besar.
Ada juga beberapa warganet yang kurang berkenan melihat aksi tersebut.
"Siap nikah, auto jadi sultan," komentar salah seorang warganet.
"Balikinnya matilah aku joo," sahut warganet lain.
"Terlalu pamer, kan itu hanya adat, bukan sunah," tulis salah satu warganet.
"Ini isi amplop undangan kak," sahut warganet lain.
"Lah kalau yang isinya sedikit kaya gimana itu?" ujar salah satu warganet.
"Jadi kalau dapat amplop yang isinya sekitar 10 juta ke bawah nggak dibacakan?" sahut warganet lain.
"Tetap dibaca," ujar pengunggah video.
Video lain yang mungkin terlewatkan:
Berita Terkait
-
Viral Istri Diam-diam Pergoki Suami Menangis di Ruang Kerja, Ternyata Gegara Kurama Mati
-
Gagal So Sweet, Pertemuan Pasangan Kekasih Ini Malah Berujung Malu
-
Atta Halilintar Pernah Ajukan Nikah Siri sama Aurel, tapi Ditolak Sosok Ini
-
Pria Bikin Kolam Ikan Melayang, Warganet Salfok Lihat Aksinya Sedot Langsung Pakai Mulut
-
Tak Sempurna tapi Tetap Semangat Jadi Kuli Bangunan, Warganet: Salut Banget!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan