Suara.com - Aksi ayah yang rela memancing seharian demi anaknya telah membuat publik terharu. Bagaimana tidak, ia rela memancing dari malam sampai pagi hari demi mendapatkan ikan segar untuk buah hatinya.
Menyadur dari Mstar.com, ayah itu bernama S. Nadi, yang merupakan pria asal Malaysia. Nadi memliki putri yang sudah berumur 27 tahun, Nor Faizah atau kerap dipanggil Eyza.
Eyza menceritakan dirinya bekerja sebagai guru di Putrajaya. Ia kemudian memutuskan pulang kampung minggu lalu karena memiliki urusan.
Sang ayah pun ingin menyambut kedatangan putrinya dengan spesial. Apalagi, anaknya itu berniat bermalam di rumahnya selama 3 hari. Ia berencana memasakkan putrinya makanan spesial seafood.
Tak main-main, ayah tersebut bahkan menangkap sendiri ikan dan kepiting untuk dibuat seafood. Ia pun pergi memancing ke sungai dari malam hingga pagi demi mendapatkan bahan-bahan makanan seafood.
Menurut Eyza, ayahnya itu belakangan memang menelepon memintanya datang. Sang ayah juga mengabarkan telah memiliki hobi baru sebagai penangkap kepiting.
"Ayah selalu menelepon. Dia tanya kapan saya kembali? Dia bilang saya sudah lama tidak kembali, padahal dia sudah memiliki hobi baru," jelas Eyza seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (12/10/2021).
"Dia sekarang menangkap banyak kepiting. Dulu dia suka memancing, sekarang hobi baru menangkap kepiting," lanjutnya.
Namun, semangat ayahnya yang ingin memancing sendiri dari malam sampai pagi itu membuat Eyza khawatir. Apalagi, ayahnya sudah tua. Ia pun menemani sang ayah untuk menangkap kepiting di sungai.
Baca Juga: Viral Tenda Pernikahan Nuansa Oranye, Publik Kasihan Fotografernya: Vibes Alam Kubur
"Ketika saya balik Ahad lalu, saya ambil peluang ikut dia pergi menangkap kepiting juga. Saya khawatir karena ayah sudah tua," ungkap Eyza.
Pengalaman itu rupanya diabadikan Eyza untuk kenang-kenangan. Ia merekam momen ayahnya pergi memasang memasang jaring sampai membawa banyak ikan dan kepiting.
"Pada Ahad, dia sudah pergi memasang jaring. Kemudian saat petang baru saya ikut untuk pergi mengambil semua kepiting yang ditangkap," cerita Eyza.
"Saya juga mengingatkan dia untuk berhati-hati di tepi batu. Karena sampai masuk ke sungai, melewati hutan bakau dan sebagainya," lanjutnya.
Eyza akhirnya pulang membawa 3 kilogram kepiting bersama ayahnya yang sudah berusia 65 tahun. Hasil tangkapan itu kemudian dimasak di rumah untuk dimakan bersama.
Lebih lanjut, Eyza mengenang masa kecilnya yang kerap menemani sang ayah memancing. Ayahnya itu memang hobi memancing dan tidak suka dunia hiburan seperti mal.
Berita Terkait
-
Viral Tenda Pernikahan Nuansa Oranye, Publik Kasihan Fotografernya: Vibes Alam Kubur
-
Viral Video Pengumpul Barang Bekas Persiapkan Anak Salat di Masjid, Rapi dan Wangi
-
9 Potret Sudut Rumah Pejabat yang Puluhan Tahun Tak Terurus, Arsitekturnya Jadi Sorotan
-
Benda Asing di Atas Nissan Grand Livina Jadi Sorotan, setelah Dizoom Bikin Ngakak
-
Istri Temukan Harta Karun di Celana Suami, Saat Diberi Tahu Suaminya Minta Dibuang Saja
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Amsal Sitepu Bebas, Ahmad Sahroni Ingatkan Nasib Terdakwa Lain: Kejagung Harus Bertindak
-
6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran
-
Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan
-
Media Iran Bongkar Kejanggalan Operasi Penyelamatan Pilot AS: Narasinya Hollywood Banget
-
Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran
-
Jeritan Pemilik Warung Madura: Harga Plastik Naik Dua Kali Lipat, Modal Makin Terkuras
-
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!