Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga Jatimulya, Cilodong, Depok mengejar pria yang diduga melakukan tabrak lari viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @infodepok_id, Rabu (13/10/2021) terlihat pria tersebut berhasil dikejar oleh warga sekitar hingga mobilnya terperosok di selokan.
Warga mengejar pria tersebut karena ia berusaha melarikan diri usai menabrak pengendara lain di dekat lokasi itu.
Mobil terperosok ke selokan
Mobil yang dikendarai pria tersebut diduga hilang kendali karena dikejar oleh warga yang jumlahnya sangat banyak, dibantu oleh beberapa pengemudi ojol.
Pengemudi mobil itu pun tak berkutik ketika beberapa pria menyergapnya. Selanjutnya, ia diamankan oleh beberapa warga agar terhindar dari aksi amuk massa.
"Diduga tabrak lari pengedara mobil hindari dikejar warga akhirnya mobilnya jeblos. Selanjutnya pengendara mobil ini diamankan warga di Kalimulya di Jatimulya Jl. H. Muhari sore tadi," tulis akun @infodepok_id dalam kolom keterangan video yang diunggah.
Timbulkan kemacetan
Dalam video tersebut, terdengar suara seorang wanita yang mengeluhkan kerumunan warga dalam insiden itu. Ia menyebut jalanan di sekitar rumahnya menjadi macet dan menyulitkan warga yang hendak beraktivitas.
Baca Juga: Korban Kebakaran Ini Pandangi Rumahnya Habis Dilalap Api, Warganet Iba Lihat Reaksinya
"Ya Allah, bubar bubar dong, gue takut jalanan udah ramai udah macet, orang nggak bisa lewat," ujar wanita dalam video tersebut.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyebut bahwa pengemudi mobil itu adalah pelaku tabrak lari.
"Korbannya dah 4 orang termasuk mobil gue yang kena baru keluar dari Hermina yang didalamnya ada bayi yang baru dibawa pulang," komentar salah seorang warganet.
"Orangnya hidup nggak tuh, yang jadi korbannya 4 orang," sahut warganet lain.
"Ehh iya ini barusan lewat jalan depan gang rame bangat dikejar-kejar gojek sama grab pada neriakin maling, serem bangat tadi si mobil nyalip-nyalip," tulis salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Santuy Makan Kerupuk di Kolam Balon, Aksi Abah di Tengah Banjir Ini Bikin Ngakak
-
Polisi Smackdown Mahasiswa Hingga Kejang-kejang, Divpropam Polri Diminta Turun Tangan
-
Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi di Tangerang: Saya Gak Ayan, Saya juga Gak Mati
-
Asal Pencet Pesan Croffle di Aplikasi, Tetiba Driver Ojol Panik Chat Begini ke Pelanggan
-
Korban Kebakaran Ini Pandangi Rumahnya Habis Dilalap Api, Warganet Iba Lihat Reaksinya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu