Suara.com - Seorang pria di Pakistan bunuh istri dan dua putrinya 'demi kehormatan' karena curiga mereka telah mencuri bayi.
Menyadur Tribune India Senin (18/10/2021), pria 50 tahun ini menembak anggota keluarganya pada hari Minggu hingga tewas.
Penembakan itu terjadi di bawah yurisdiksi kantor polisi Kalu Khan di distrik Swabi di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, kata para pejabat.
Jan Bahadur mencurigai istri dan putrinya mencuri bayi yang baru lahir dari Kompleks Medis Mardan, FIR terkait juga diajukan.
Bahadur, bersama dengan keponakannya Tayyab Jan, diduga menembak mati tiga wanita yang nama dan rincian lainnya dirahasiakan.
Para korban tewas di tempat, sementara tersangka berhasil melarikan diri dari tempat kejadian.
Polisi telah mendaftarkan sebuah kasus dan penyelidikan sedang berlangsung. Mereka juga menggerebek tempat yang diduga dijadikan persembunyian di daerah itu.
Pembunuhan demi kehormatan dalam keluarga umum dijumpai di bagian suku di negara itu.
Lebih dari 1.000 wanita dan hampir 600 hingga 800 pria dibunuh di Pakistan atas nama 'pembunuhan demi kehormatan' setiap tahun.
Baca Juga: Seorang Pemuda Sengaja Ngompor-ngompori Tawuran Biar Bisa Mencuri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat
-
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?