Suara.com - Jajalan di kaki lima memang sering kali mengunakan bungkus kertas. Biasanya ada yang menggunakan kertas bekas atau koran.
Namun terkadang bungkus-bungkus dari kertas tersebut menyimpan hal-hal yang lucu. Seperti dialami oleh pemilik akun @almaxxx yang dibaginnya melalui tiktok.
Pada video yang ia unggah, akun tersebut sedang memakan camilan yang dibungkus oleh kertas bekas.
"When ketika lu lagi makan liat bungkusnya kayak gini berasa langsung disuruh meninggal," tulis akun tersebut.
Ternata kertas tempat makanannya adalah sebuah formulir akta kematian. Formulir tersebut belum diisi atau masih dalam keadaan kosong.
Video yang sudah ditonton lebih dari 600 ribu kali itu mengundang berbagai respons dari warganet.
"Hati-hati lu, itu kode," canda warganet.
"Gua juga pernah gini beli nasi bungkus pagi-pagi pas pulang sampe rumah shok akte kelahiran orang," imbuh warganet.
"kalau bosan hidup tinggal isi sendiri langsung minta stampel ke dukcapil," komentar warganet.
Baca Juga: Viral Ibu Teriak Pilu di Pinggir Sungai, Anak Tenggelam 4 Hari Belum Ketemu
"Buset rada ngeri ya abis makan itu takut meninggal ," tulis warganet di kolom komentar.
Formulit Surat Keterangan Kematian snendiri adalah formulir yang biasanya diterbitkan oleh Desa atau keluarhan. Ini utuk pelaporan kematian Warga Negara Indonesia.
Hal ini yang juga digunkan untuk mengapus dari Kartu Keluarga (KK).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan
-
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
-
Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan