Suara.com - Seorang pengguna akun Twitter mengkritik pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kritik itu dilontarkan karena para petugasnya menggunakan kostum bertemakan film serial Squid Game lengkap dengan senjata laras panjang.
Pemilik akun Twitter @LordCondet mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan suasana SKD CPNS di dalam satu ruangan. Bukan para peserta yang membuat ia naik pitam, tetapi para petugasnya yang mengenakan kostum.
"Norak! Beneran norak!" cuitnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (21/10/2021).
Ia begitu emosi karena melihat ada petugas yang seolah tengah mengarahkan senjata laras panjang ke arah peserta. Meskipun hanya mainan, namun menurutnya apa yang dilakukan oleh para petugas tersebut serupa dengan penjahat.
"Buat apaan ditodong senapan kaya gitu? Walaupun cuma mainan. Gue nangkepnye Kemenkumham lagi cosplay jadi penjahat," ucapnya.
Meski begitu, pemilik akun Twitter tersebut tidak dijelaskan di mana dan kapan SKD CPNS itu diselenggarakan. Namun kalau dilihat dari foto, SKD CPNS itu digelar oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur pada 9 hingga 12 Oktober 2021.
Squid Game sendiri merupakan film serial Korea Selatan yang ditayangkan di Netflix. Film serial itu mengundang banyak perhatian masyarakat secara global karena alur ceritanya.
Film serial arahan sutradara Hwang Dong Hyuk tersebut menceritakan soal 456 orang dengan latar belakang terlilit hutang ikut dalam sebuah permainan bertahan hidup. Mereka harus bisa melewati serangkaian permainan masa kecil untuk mendapatkan hadiah berupa uang dan kalau kalah maka nyawa adalah taruhannya.
Sejak penayangan perdananya pada 17 September 2021, Squid Game berhasil menduduki peringkat pertama sebagai film serial yang paling banyak ditonton di Netflix di 83 negara.
Baca Juga: Jadi Impian Banyak Orang, Berapa Gaji PNS Lulusan SMK atau SMA?
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel