Suara.com - Mata Uang Turki Lira melemah 1,6 persen ke rekor terendah terhadap dolar Amerika Serikat di awal perdagangan Asia setelah Presiden Turki Tayyip Erdogan memerintahkan pengusiran duta besar AS dan sembilan negara Barat lainnya atas desakan pembebasan Osman Kavala.
Reuters melaporkan Lira telah mencapai rekor terendah pekan lalu setelah bank sentral Turki (CBRT) memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 200 basis poin, meskipun inflasi meningkat.
Langkah mengejutkan yang dilakukan oleh Erdogan diejek sebagai langkah sembrono oleh para ekonom dan anggota parlemen oposisi.
Lira mencapai titik terendah sepanjang masa pada Minggu (24/10/2021), lebih lemah daripada penutupan pada Jumat lalu. Dua bankir mengaitkan kelemahan awal dengan komentar Erdogan pada hari Sabtu. Ini telah turun hampir 24% sepanjang tahun ini.
"Saya khawatir terhadap pasar keuangan Turki pada hari Senin. Lira pasti akan berada di bawah tekanan jual yang ekstrem," kata pengamat pasar negara berkembang veteran Tim Ash di BlueBay.
"Dan kita semua tahu bahwa (Gubernur Bank Sentral Sahap) Kavcioglu tidak memiliki mandat untuk menaikkan suku bunga, jadi satu-satunya pertahanan adalah membelanjakan cadangan devisa yang tidak dimiliki CBRT."
Erdogan mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia telah mengatakan kepada kementerian luar negerinya untuk mengusir utusan karena menuntut pembebasan pengusaha dan filantropis Osman Kavala, yang telah ditahan di penjara selama empat tahun.
Pada Minggu malam (24/10/2021) waktu setempat, belum ada tanda-tanda Kementerian Luar Negeri Turki melaksanakan instruksi presiden yang akan menjadi keretakan hubungan terdalam dengan negara-negara Barat selama 19 tahun Erdogan berkuasa.
Lawan politik Erdogan mengatakan seruannya untuk mengusir para duta besar adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari kesulitan ekonomi Turki, sementara para diplomat berharap pengusiran itu mungkin dapat dihindari. (Jacinta Aura Maharani)
Baca Juga: Ukiran Kepala Manusia Berusia 11 Ribu Tahun Ditemukan di Turki
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam