Suara.com - Momen penghuni kos yang menahan lapar karena akses keluar kosnya digunakan untuk acara pernikahna viral di media sosial. Cerita tersebut dibagikan oleh salah satu penghuni kos melalui akun TikTok pribadinya.
"Cerita ini diambil dari kisah nyata," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan, seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (27/10/2021).
Dalam video singkat yang dibagikan, tampak sang pemilik akun beserta temannya sedang menunggu di depan pintu keluar kos. Bukan tanpa alasan, halaman depan kosnya digunakan untuk acara resepsi pernikahan.
Oleh sebab itu, penghuni kos tidak memiliki akses untuk keluar masuk.
"Jadi ceritanya depan kos dipake buat acara resepsi. Kita yang di dalem nggak bisa keluar masuk," ungkapnya.
Sang pemilik akun dan temannya ingin pergi keluar untuk makan. Bukan tanpa alasan, mereka belum makan sejak pagi karena tidak ada akses keluat.
"Ini cacing-cacing di perut sudah menjerit," tuturnya.
Karena sudah tidak sanggup menahan lapar, ia dan temannya nekat untuk pergi keluar. Ia melewati tamu-tamu undangan dan keluarga pengantin di sana.
"Akhirnya kuberanikan diri keluar dengan rasa bodo amat karepmu," ucapnya.
Baca Juga: Pendeta Ungkap Alasan Jessica Iskandar Mau Dinikahi Vincent Verhaag
Tanpa ragu, ia melangkah keluar dari kosnya. Beberapa tamu undangan melirik sang pemilik akun yang lewat. Meski begitu, ia tidak peduli dan tetap berjalan.
Melihat unggahan tersebut, warganet memberikan beragam tanggapan. Beberpa dari mereka menuturkan pengalaman serupa.
"Aku pernah ngalamin tapi akhirnya ibu kos nganterin makanan sambil minta maaf itupun udah siang jam 2 kita puasa anjir dari pagi," kata warganet.
"Harusnya yang punya hajat nganterin makanan," ujar warganet.
"Heee ini sering terjadi padaku pas dulu di kosan, mana kelaparan banget lagi," curhat warganet.
"Kalau gue di posisi mbaknya, PD aja ambil piring makan gratis dah seharian," tulis warganet.
"Gue pernah nakan laper 2 hari gara-gara yang punya hajat nggak berperi kemanusiaan, kayak dipenjara untung stok snack ada di kos."
Video yang mungkin anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Pendeta Ungkap Alasan Jessica Iskandar Mau Dinikahi Vincent Verhaag
-
Kualat, Warganet Ini Nikahi Lelaki yang Pernah Dibencinya
-
Blak-blakan, Gus Miftah Ungkap Bayaran saat Memberi Nasehat Pernikahan Atta-Aurel
-
Viral Isi BBM dengan Nominal Tak Terduga, Reaksi Petugas SPBU Jadi Sorotan
-
Reza Artamevia Lagi Hamil 8 Bulan saat Rekaman Lagu Berharap Tak Berpisah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi