Suara.com - Sebuah tuntutan pidana yang mendakwa mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dengan pelanggaran seks ringan diajukan pada Kamis (28/10/2021) di pengadilan Albany, New York.
Mengutip Reuters, Jumat (29/10/2021), tuntutan tersebut merupakan penuntutan pertama Cuomo yang berasal dari skandal pelanggaran seks yang menyebabkan pengunduran dirinya.
Pengajuan datang dari Kantor Sheriff Kabupaten Albany, mendakwa Cuomo meraba-raba seorang wanita di bawah blusnya.
Kejadian tersebut pertama kali dikonfirmasi oleh juru bicara pengadilan negara bagian New York, Lucian Chalfen, dalam sebuah pernyataan via email yang merujuk pada dugaan pelanggaran sebagai kejahatan seks.
Perwakilan untuk Cuomo mengundurkan diri dua bulan lalu di bawah tekanan hukum yang meningkat dan seruan untuk pemecatannya dari rekan-rekan terkemuka partai Demokrat. Ia enggan untuk dimintai komentar tentang skandal Cuomo.
Pengacara distrik Albany County, David Soares, mengeluarkan pernyataan yang menunjukkan bahwa kantor sheriff telah bertindak secara independen dari jaksa setempat.
Soares mengatakan, “seperti masyarakat lainnya, kami terkejut mengetahui hari ini bahwa pengaduan pidana diajukan di Pengadilan Kota Albany oleh Kantor Sheriff Kabupaten Albany terhadap Andrew Cuomo.”
Salinan pengaduan yang diunggah secara dari oleh WNBC-TV mengatakan Cuomo terlibat dalam pelanggaran ringan "menyentuh secara paksa" pada 7 Desember 2020 di rumah eksekutif gubernur.
Cuomo melakukan pelecehan seksual dengan meletakkan tangannya di bawah blus korban dan ke bagian intim tubuh korban pada saat itu.
Baca Juga: Sopir Truk Diringkus Terkait Pelecehan Seksual Bocah 4 Tahun di Karimun
Pengaduan selanjutnya mengatakan bahwa Cuomo membelai payudara wanita itu untuk tujuan merendahkan dan memuaskan hasrat seksualnya, tetapi nama wanita tersebut telah dihapus.
Seminggu sebelum pengunduran dirinya, mantan staf gubernur Brittany Commisso mengajukan laporan kriminal ke Kantor Sheriff Kabupaten Albany dengan dakwaan bahwa gubernur saat itu meraba-raba payudaranya di Executive Mansion di Albany akhir tahun lalu.
The New York Post mengatakan Cuomo diperkirakan akan ditangkap minggu depan dan didakwa dengan pelanggaran ringan dalam dugaan meraba-raba mantan ajudannya.
Cuomo mengundurkan diri sebagai gubernur pada Agustus 2021 setelah lebih dari 10 tahun menjabat, menyusul penyelidikan yang dirinci dalam laporan setebal 168 halaman yang menemukan bahwa dia telah melakukan pelecehan seksual terhadap 11 wanita.
(Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan