Suara.com - Beredar luas foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sedang duduk membaca buku berjudul "101 Cara Ngeles".
Foto ini menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Facebook bernama Sultan Salju. Akun ini mengunggah gambar Anies yang memegang cover buku warna hitam, bertulisakan "101 Cara Ngeles".
Selain itu, akun ini juga membagikan narasi mengenai ucapan Anies dalam foto itu. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu memberikan saran untuk banyak membaca meskipun tidak mengerti.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Kata Anies : Banyak2 lah membaca meskipun tidak mengerti…”
Lantas benarkah foto dengan narasi tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto Anies Baswedan sedang duduk membaca buku berjudul "101 Cara Ngeles" tidak benar.
Faktanya, foto asli yang beredar di Facebook itu berasal dari akun resmi Instagram Anies Baswedan. Anies sempat mengunggah foto dirinya sedang membaca buku pada 21 November 2020.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Anies Teken Kontrak dengan Al Khathath?
Dalam foto asli postingan tersebut, Anies memang terlihat sedang duduk membaca buku. Namun, buku yang dibacanya bukanlah "101 Cara Ngeles" melainkan buku “HOW DEMOCRACIES DIE”.
Foto dengan narasi serupa sebelumnya juga pernah beredar pada bulan Januari 2020. Melansir dari Turnbackhoax.id, cover buku yang asli bertuliskan “BUKU ANTI BAPER” disunting menjadi “PEDOMAN MENATA KAYA”.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang duduk membaca buku berjudul "101 Cara Ngeles" adalah hoaks.
Narasi dalam foto itu masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies Teken Kontrak dengan Al Khathath?
-
Cek Fakta: Benarkah Lesti Kejora Terpilih Menjadi Bupati Cianjur?
-
Tokoh Muda Berpotensial Maju di Pilpres 2024 Karena Pemilih Dominan Milenial Dan Gen Z
-
Cek Fakta: Hidayat Nur Wahid Akui PKS Tak Menganut Asas Pancasila, Benarkah?
-
Lepas Kontingen DKI Jakarta di Peparnas Papua 2021, Anies Targetkan Masuk 5 Besar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya