Suara.com - Sepasang orang tua di Brasil terkejut ketika membuka peti mati bayi perempuannya yang ternyata berisi pakaian dalam.
Menyadur The Sun Senin (1/11/2021), insiden mengejutkan tersebut terjadi di kota Turvo, Santa Catarina, Brasil.
Peti mati itu seharusnya berisi jasad seorang bayi yang terlahir prematur bernama Emanuelle Costa Rosa.
Ketika orang tua Emanuelle membuka peti, mereka terkejut justru menemukan tas berisi celana panjang hitam dan pakaian dalam.
Rumah Sakit Santa Tereza, tempat dimana bayi prematur tersebut lahir, menuduh pihak rumah duka yang melakukan kesalahan.
"Jenazah bayi itu telah disiapkan dan diidentifikasi," jelas CEO rumah sakit Michel Cunha kepada portal berita RSN.
"Rumah duka itu ditugaskan untuk membawanya ke pemakaman. Tetapi saat memasuki kamar mayat, petugas pemakaman menemukan tas berisi pakaian hitam dan tanpa identitas," jelasnya.
Michel menduga jika petugas rumah duka salah membawa kantung jenazah yang ternyata berisi pakaian mayat lain.
"Sementara itu, jenazah bayi itu masih di kamar mayat, terbungkus kantung dan diidentifikasi dengan tag," jelas Michel.
Baca Juga: Wanita Bikin Baju dari Celana Dalam Bekas, Wajah Disembur Asap Rokok
"Kami mengetahui tentang kesalahan rumah duka melalui media sosial dan berita. Kami melakukan analisis cepat dan mengikuti semua protokol rumah sakit, tetapi rumah duka melakukan kesalahan," sambungnya.
Michel mengungkapkan bahwa jenazah bayi itu hanya memiliki berat 860 gram. "Jauh dari berat celana dan pakaian dalam," jelasnya.
Akibat kesalahan tersebut, pemakaman bayi itu harus ditunda satu hari, dan itu terjadi pada Selasa, 26 Oktober.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry