Suara.com - Momen perayaan hari besar nasional Hari Pahlawan sekaligus menjadi momen pengukuhan pahlawan nasional baru. Setidaknya dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Tahun ini, ada empat nama pahlawan nasional baru yang dikukuhkan.
Acara penyerahan gelar ini sendiri diadakan di Istana Bogor, dari negara yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, kepada keluarga almarhum pahlawan nasional.
Berikut daftar dan sedikit ulasan mengenai pahlawan nasional baru yang bisa kami sampaikan.
1. Usmar Ismail
Dikenal sebagai bapak perfilman Indonesia, beliau merupakan pria kel;ahiran Bukittinggi, 20 Maret 1921 silam. Usmar Ismail dijadikan pahlawan nasional baru yang berasal dari Jakarta, tempat beliau berkarya semasa hidupnya. Beliau meninggal dunia pada 2 Januari 1971 akibat sakit yang dideritanya.
Deretan film yang jadi karyanya adalah Pedjuang (1960), Asmara Dara (1958), dan yang jadi salah satu film pertamanya dan pertama di Indonesia adalah Darah dan Doa (The Long March of Siliwangi) yang diproduksi tahun 1950.
2. Tombolotutu
Merupakan salah seorang raja di Kabupaten Parigi, Moutong, Sulawesi Tengah, jasanya dalam memimpin barisan melawan Belanda pada era penjajahan jadi dasar pemberian gelar pahlawan nasional.
Perlawanannya hingga memaksa Belanda menurunkan pasukan khusus yang disebut Marsose. Sebenarnya perjuangan menjadikan beliau pahlawan nasional sudah dimulai sejak 1990 silam, namun terkendala dokumen yang bisa jadi data primer.
Baca Juga: JM-PPK Peringati 10 November, Brokohan Untuk Pahlawan Kehidupan
3. ultan Aji Muhammad Idris
Berasal dari Kalimantan Timur, beliau merupakan Sultan ke-14 dari Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Beliau gugur pada pertempuran dengan rakyat Bugi di Tanah Wajo, Sulawesi Selatan menghadapi penjajah Belanda.
Masa pemerintahannya cukup lama, setidaknya selama 43 tahun sejak tahun 1735 hingga 1778.
Raden Aria Wangsakara sendiri dikenal sebagai tokoh yang mendirikan wilayah Tangerang. Menjadi keturuan dari Raja Sumedang Larang, Sultan Syarif Abdulrohman, beliau bersama saudaranya harus lari ke wilayah Tangerang setelah salah satu saudara kandungnya memilih memihak VOC.
Beliau kemudian gugur di tahun 1720, setelah sebelumnya sempat menyebarkan ajaran agama Islam dan memimpin pertempuran antara penjajah Belanda dengan rakyat Tangerang di Lengkong.
Itu tadi sedikit profil mengenai pahlawan nasional baru yang dinobatkan per hari ini, 10 November 2021. Semoga berguna, dan selamat beraktivitas!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!
-
Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya
-
5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara
-
Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah
-
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun