Suara.com - Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menggelar demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/11/2021). Mereka meminta kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022.
Selama demonstrasi sejak siang, massa aksi melakukan orasi dengan membawa berbagai atribut aksi. Mereka meminta untuk bisa bertemu langsung dengan Gubernur Anies Baswedan. Namun, permintaan para buruh itu tidak juga kunjung dipenuhi. Akhirnya, mereka menutup sebagian Jalan Medan Merdeka Selatan dan hanya menyisakan satu jalur saja.
Hal ini membuat kemacetan parah dari depan Balai Kota sampai Kedubes Amerika Serikat. Tak kunjung juga dipenuhi, massa aksi akhirnya menutup satu jalan Medan Merdeka Selatan tanpa memberikan ruang bagi kendaraan untuk lewat.
"Katanya gubernur mau datang, tapi lama menunggu belum juga datang. Sudah dibuka satu jalur tapi gubernur tidak datang," teriak salah satu orator di atas mobil komando, Kamis (18/11/2021).
Polisi Turun Tangan
Aparat Polres Metro Jakarta Pusat yang sudah berjaga di lokasi langsung turun tangan. Petugas meminta agar massa aksi membuka satu jalur agar kendaraan bisa melintas.
"Kami hormati aspirasi dan orasi kalian, kami minta tidak mengganggu ketertiban umum," kata Kabag Ops Polres Jakarta Pusat, Guntur Muhammad Thariq.
Akhirnya, massa aksi mengalah dan membuka sebagian jalan. Pengendara terlihat geram dan terus memainkan klaksonnya.
Baca Juga: Buruh Minta Gubernur Naikkan UMP Aceh 2022 Rp 3,6 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS
-
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal
-
Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif
-
Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi
-
Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi
-
Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli
-
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
-
Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?
-
Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati