Sejatinya, merusak alam secara tidak langsung telah mengurangi keseimbangan alam, sehingga akan menyebabkan masalah pada hari ini dan masa-masa yang akan datang, seperti bencana alam.
Jamaah shalat Jumat hafidhakumullah,
Orang berilmu dan beriman justru melihat musibah sebagai momentum meningkatkan amal ibadah dan kebaikan. Baik kebaikan itu tertuju kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Allah akan memberikan musibah/cobaan” (HR Bukhari).
Segala bentuk musibah yang terjadi dapat dijadikan alat untuk berdzikir dan muhasabah diri. Sehingga kita dapat mengambil sisi positif terutama dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Apakah kita sudah berusaha melakukan hal itu? Atau masih suka saling menghujat, sering menyalahkan antarsesama, menyalahan pemerintah dan sebagainya. Marilah kita semua, menjadikan musibah dan bencana ini sebagai pembenahan terhadap diri sendiri dan lingkungan sehingga terwujud kehidupan yang lebih aman dan damai.
Dengan demikian, musibah adalah sarana kita untuk kembali mengingat kepada sang pencipta dan terus meningkatkan kualitas keimanan. Mahasuci Allah yang selalu memberikan yang terbaik untuk makhluk-Nya.
Semoga kita semua menjadi golongan orang-orang yang mampu menyikapi berbagai macam musibah sebagai sarana peningkatan iman dan takwa. Dan begitu musibah ini berlalu, kita menjadi pribadi yang lebih baik dan terus melakukan kebaikan di dunia sehingga selamat di akhirat. Wallahu a’lam bish shawab.
Itulah contoh khutbah Jumat terbaru bertema bencana dan cara muslim menyikapi musibah.
Baca Juga: Profil Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial, Baru Saja Meninggal saat Mau Sholat Jumat
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta