Suara.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang memberikan ucapan selamat kepada 44 eks Pegawai KPK yang kini sudah diangkat menjadi ASN Polri.
Novel Baswedan dan 43 eks Pegawai KPK telah dilantik bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, Kamis (10/12/2021). Dalam pelantikan tersebut pun, langsung dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Gedung Mabes Polri, Kamis(9/12/20210 kemarin.
Saut pun berharap 44 eks pegawai kini menjadi ASN di Polri tentu dapat terus memegang nilai - nilai ketika masih menjadi bagian dari insan KPK.
"Kami ucapkan selamat bekerja di-value yang sama dengan di KPK. Hal-hal taktis, strategi, sistem, struktur ,style, teman kerja boleh anda bisa jadi boleh berbeda-beda akan tetapi tetaplah memegang nilai nilai (value) ke KPK-an yang abadi sampai kapanpun," kata Saut dikonfirmasi, Jumat (10/12/2021).
Saut meyakini bahwa eks pegawai KPK yang kini telah menjadi ASN di Polri tentunya dapat bekerja sama dengan baik. Itu pun baik, dalam hal penindakan maupun dengan pencegahan korupsi.
"Saya percaya akan ada sharing value, antara teman teman yang join dengan unsur unsur di dalam Polri. Untuk secara langsung atau tidak langsung masuk pintu utamanya pada penindakan dan pencegahan korupsi, jangan lupa nilai negara kita IPK kita 37 saat ini," ucap Saut
Meski begitu, Saut pun menilai adanya peluang bagi para eks pegawai yang kini menjadi ASN di Polri untuk kembali di KPK. Tentu tak lepas dari peran presiden. Menurutnya, peluang Novel Dkk bisa pulang ke KPK melalui Keputusan Presiden (Keppres).
"Itu harus bisa tinggal buat Keppres saja oleh presiden mendatang, selesai itu. Karena habitat mereka teman-teman itu sesungguhnya di KPK, sambil selama di Polri mereka belajar juga tentang banyak hal tentang apa apa yang akan dikerjasamakan untuk negeri yang lebih baik dalam jangka panjang."
Baca Juga: 44 Eks Pegawai KPK Termasuk Novel Dilantik Jadi ASN Polri, Mardani Ingatkan Fokus Hal Ini
Berita Terkait
-
44 Eks Pegawai KPK Termasuk Novel Dilantik Jadi ASN Polri, Mardani Ingatkan Fokus Hal Ini
-
Novel Baswedan Cs Resmi Jadi ASN Polri, Kapolri Sampaikan Pesan Ini
-
Lantik Novel Baswedan Dkk, Kapolri Listyo Sigit Ubah Dittipikor jadi Kortas Tipikor
-
Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Resmi Dilantik Jadi ASN Polri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu