Suara.com - Beredar foto kedekatan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dengan santriwati korban pemerkosaan di Bandung. Viralnya foto itu membuat Uu Ruzhanul akhirnya memberikan klarifikasi.
Melalui akun Instagram resminya, Uu membenarkan jika dirinya memang berfoto bersama santriwati yang bersekolah di pesantren milik Herry Wirawan, pelaku korban pemerkosaan.
Momen itu terjadi di acara sebuah hotel. Kala itu, Uu diminta untuk berfoto bersama sejumlah santriwati yang juga berada di tempat yang sama. Ia pun tidak bisa menolak.
Namun, acara foto bersama itu dilakukan sebelum dirinya mengetahui ada kasus pemerkosaan di pesantren tempat para santriwati itu menimba ilmu.
"Baraya, memang betul ada foto saya bersama para santriwati yang kemungkinan bersekolah di boarding school milik Herry Wirawan. Tetapi foto itu diambil saat berlangsungnya acara di sebuah hotel, dan saya diminta foto bersama," jelas Uu seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/12/2021).
Uu menegaskan dirinya tidak mengenai Herry Wirawan selaku guru pesantren yang melakukan pemerkosaan tersebut. Ia juga tidak mengenal santriwati yang berfoto bersama dirinya itu.
"Saya tidak mengenal para santriwati maupun pemilik boarding school, dan tidak pernah berbicara dengan mereka," tegas Uu.
Dalam kesempatan ini, Uu juga mengklarifikasi mengenai nama pesantren milik Herry yang juga mengandung kata "Huda". Ia menjelaskan kata itu tidak ada hubungannya dengan pesantren miliknya, yang bernama Pesantren Mifathul Huda.
"Terkait nama boarding school yang mengandung kata 'Huda', perlu saya tegaskan juga bahwa boarding school tersebut tidak ada hubungannya dengan Pesantren Mifathul Huda yang saya miliki," lanjut Uu.
Baca Juga: Agus Maryono Bongkar Jejak Digital Herry Wirawan
Karena itu, Uu berharap klarifikasinya itu bisa menghentikan segala spekulasi yang tidak benar tentang dirinya. Ia juga meminta pihak yang masih penasaran mengenai kaitan dirinya dengan pesantren milik Herry Wirawan untuk bertanya langsung.
"Semoga informasi ini cukup jelas ya, Baraya. Kalau masih ada informasi simpang siur, mangga langsung ditanyakan pada saya supaya jelas. Hanupis," pungkasnya.
Klarifikasi Uu ini langsung dibanjiri beragam komentar warganet. Berikut komentar-komentar warganet mengenai isu yang mengaitkan Uu dengan pelaku pemerkosaan Herry Wirawan.
"Semakin tinggi pohon semakin kencang anginnya. Semangat pak wagub," dukung warganet.
"Siapa yang gak mau foto dengan kyai UU, saya juga sempat berfoto di hotel bogor dengan beliau alhamdulillah,' beber warganet.
"Cuma orang kurang gawean dan cari sensasi pak yang nyambung-nyambungin," komentar warganet.
"Semangat Pak Wagub, Alloh selalu bersama orang baik dan benar!" tambah yang lain.
"Penggorengan mulai dipanaskan. Stay cool saja kang haji. Kita tahu pak wagub Jabar ini seperti apa orangnya," dukung lainnya.
Kasus Santriwati Diperkosa Hingga Melahirkan
Pengasuh dan pengajar pondok pesantren yang memperkosa belasan santriwatinya hingga hamil dan melahirkan ternyata juga melakukan aksi biadab lain.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, pria bernama Herry Wirawan itu telah melakukan aksi eksploitasi kepada para santriwati secara seksual dan juga ekonomi.
Berdasarkan hasil pemantauan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat jalannya persidangan, Herry Wirawan mengaku memaksa para korban bekerja sebagai kuli bangunan saat pembangunan gedung ponpes.
"Para korban dipaksa dan dipekerjakan sebagai kuli bangunan saat membangun gedung pesantren di daerah Cibiru," ucap LPSK dikutip dari keterangan resminya, Kamis 9 Desember 2021.
Tak hanya itu, Herry Wirawanbahkan telah mendaftarkan 8 dari 9 bayi yang dilahirkan para korban sebagai anak yatim piatu. Herry kemudian menggunakan para bayi sebagai alat untuk meminta sumbangan ke sejumlah pihak.
Dalam dakwaan jaksa, Herry Wirawan meminta para korban tetap melahirkan bayinya dan berjanji akan menikahi korban, serta merawat bayi yang dilahirkan hingga kuliah nanti.
"Fakta persidangan mengungkap bahwa anak-anak yang dilahirkan oleh para korban diakui sebagai anak yatim piatu dan dijadikan alat oleh pelaku untuk meminta dana kepada sejumlah pihak," lanjut LPSK.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Tag
Berita Terkait
-
Agus Maryono Bongkar Jejak Digital Herry Wirawan
-
Niat Suruh Matikan Rokok, Pemotor Ini Malah Cekcok di Jalan dengan Penumpang Mobil
-
Sebut Pemerkosaan Santri di Bandung Kejahatan Luar Biasa, Ini Instruksi Presiden Jokowi
-
13 Santriwati Diperkosa, Menteri Bintang ke Pemda: Jangan Seperti Pemadam Kebakaran!
-
Bikin Merinding! Pemobil Dibikin Syok dengan Sosok Misterius Menyeberang di Malam Hari
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri