Suara.com - Seorang wartawan dari rombongan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, dalam kunjungan kerja ke Asia Tenggara dinyatakan positif Covid-19 saat tiba di Kuala Lumpur, Malaysia dari Jakarta.
Kedutaan Besar AS di Jakarta telah memastikan kabar tersebut dan mengungkapkan bahwa wartawan yang dimaksud dinyatakan negatif Covid-19 saat tiba di Jakarta pada Senin 13 Desember 2021.
"Kami mendengar laporan tentang salah satu anggota media rombongan Menlu AS yang dinyatakan positif COVID-19 di Malaysia," ujar keterangan Kedutaan AS yang dikutip Suara.com, Rabu (15/12/2021).
"Semua anggota media rombongan Menlu AS dinyatakan negatif COVID-19 pada hari Senin setelah tiba di Jakarta," bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
Diketahui sebelum ke Malaysia, rombongan Menlu Antony mengunjungi Indonesia pada 13 -14 Desember 2021. Di Tanah Air, Blinken menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, mengunjungi Universitas Indonesia, Gedung Pancasila hingga Hotel Fairmont di Jakarta.
Kabar tentang tes positif Covid-19 wartawan dalam rombongan Blinken itu awalnya diungkap oleh Melissa Goh, jurnalis sekaligus Kepala Biro Malaysia untuk media Channel News Asia. Ia menyampaikan informasi tersebut lewat akun Twitter pribadinya pada Rabu.
Kementerian Luar Negeri AS sendiri mengatakan Blinken dalam kondisi sehat dan hasil tes menunjukkan bahwa ia negatif Covid-19. Meski demikian kunjungan kerja Blinken ke Asia Tenggara dirampungkan lebih cepat pada Rabu karena kasus ini.
Sedianya Blinken dijadwalkan berkunjung ke Bangkok, Thailand pada Kamis (16/12/2021). Kunjungan itu dibatalkan karena Blinken pada Rabu langsung pulang ke AS.
Baca Juga: Bertemu Antony Blinken, Luhut Berharap AS Mau Membangun Industri Panel Surya Di Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Donald Trump Batasi Akses Eks Menlu Antony Blinken, Politik AS Makin Panas?
-
AS Ancaman Akan Hentikan Bantuan Militer untuk Israel Jika Tak Melakukan Hal Ini
-
AS Beri Waktu 30 Hari untuk Israel Perbaiki Situasi Kemanusiaan di Gaza
-
AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan
-
Sikap Amerika Serikat terhadap Sentralitas ASEAN Ditengah Perpecahan Internal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara