Suara.com - Aparat gabungan dari Polsek Mesuji, Polres OKI dan Polda Sumatera Selatan menembaki 4 mobil yang dibawa oleh warga Desa Sodong, Mesuji, Kamis (16/12/2021) malam. Warga tersebut hendak masuk ke area lahan sengketa antara warga Mesuji dan PT Treekreasi Marga Mulya atau PT TMM.
Kuasa hukum warga, Pius Situmorang menceritakan bahwa aparat gabungan yang jumlahnya mencapai sekitar 100 orang itu tengah berjaga di lahan sengketa. Sebelum melakukan penembakan, aparat tersebut sudah melakukan pengusiran terhadap warga yang membangun tenda di area lahan sengketa.
Setelah proses pengusiran, warga lainnya yang menggunakan 4 mobil datang ke area lahan. Namun belum sampai ke lokasi, mobil itu malah ditembaki oleh aparat.
"Tetapi belum juga memasuki area lahan sengketa, polisi telah melakukan berondongan tembakan ke mobil-mobil warga yang sedang berjalan. Akibatnya seluruh mobil mengalami kerusakan," kata Pius dalam laporannya yang dikutip Suara.com, Jumat (17/12).
Pihak kepolisian lantas membawa salah satu mobil warga. Sementara dua mobil lainnya bisa dibawa pulang oleh pemilik dan satu mobil lagi terpaksa ditinggal karena tidak dapat dikendarai.
10 Warga Ditangkap
Sebelum melakukan penembakan, Pius mengungkapkan kalau aparat gabungan tersebut datang ke area lahan sengketa sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka meminta warga untuk membongkar tenda yang sudah dibangun di lahan tersebut.
Warga yang berada di sana tidak melakukan perlawanan dan mengikuti perintah aparat gabungan yang mau melakukan pemeriksaan.
Namun bukan hanya pemeriksaan, pihak kepolisian malah menangkap enam warga yakni Abu Saery, Diman, Gusnawan, Muslih, Macan, dan Amat Macan. "Khusus untuk Amat Macan diduga ditahan karena saat itu sedang membawa uang Rp 22 juta," ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswi Unsri Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen, Polisi Minta Korban Melapor
Setelah itu warga diminta membongkar tenda dan ke luar dari area lahan sengketa tersebut.
Meski warga yang ditangkap diketahui ada enam orang, namun kekinian jumlahnya bertambah menjadi 10 orang. Selain itu dua warga lainnya mengalami luka-luka.
Pius mengungkapkan kalau warga Desa Sodong bersama dengan kepala desa sempat mendatangi lokasi dan berupaya bernegosiasi kepada aparat untuk pembebasan warga yang ditangkap. Namun, pihak kepolisian mengatakan kepada warga untuk datang ke Polda Sumatera Selatan pada Senin mendatang.
Sebagai informasi, kejadian tersebut sebagai buntut dari perjuangan warga di Mesuji yang tengah memperjuangkan tanah mereka. Mereka sudah memiliki sertifikatnya namun dicabut oleh BPN Kanwil Sumatera Selatan dengan alasan tumpang tindih dengan izin HGU PT TMM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun
-
WFH ASN Tak Ganggu Bansos, Kemensos Percepat Pencairan Mulai April 2026
-
Repatriasi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Diterbangkan dari Turki, Tiba di RI Jumat
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
-
Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan