Suara.com - Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China, akhirnya dikunci total (lockdown) setelah terdeteksi 140 kasus positif COVID-19 pada warga setempat dalam dua pekan terakhir.
Sekitar 13 juta jiwa penduduk di Ibu Kota China era Dinasti Qin itu tidak diizinkan meninggalkan wilayahnya mulai Kamis (23/12/2021) dini hari.
Otoritas Ibu Kota Provinsi Shaanxi itu juga menutup 3.574 unit sekolahan dan mewajibkan para murid mengikuti kelas daring. Objek wisata, termasuk Museum Prajurit Terakota yang sangat populer hingga mancanegara itu juga ditutup, sementara para pekerja disarankan bekerja dari rumah (WFH), demikian media China.
Dalam tes PCR massal pada Minggu (19/12) terjaring 42 kasus, lalu pada Senin (20/12) didapati 52 kasus.
Kemudian tes massal putaran kedua ditemukan 127 kasus pada warga lokal, demikian otoritas Xian, Rabu (22/12) malam.
Kode kesehatan digital sempat tidak berfungsi pada Senin (20/12) sehingga menyulitkan beberapa orang yang baru datang di salah satu kantung etnis minoritas Muslim Huimin di wilayah barat China itu.
Sebelumnya otoritas Xian menyebutkan kasus positif COVID-19 varian Delta tersebut berasal dari penerbangan nomor PK854 dari Islamabad, Pakistan, tujuan Xian pada 4 Desember.
Kluster Xian telah menyebar ke dua kota di Provinsi Shaanxi, Provinsi Guangdong, dan Beijing. (Sumber: Antara)
Baca Juga: FDA Setujui Pil Antivirus Pertama, Ini Keunggulannya untuk Lawan Virus Corona!
Berita Terkait
-
Drama China Baru Luo Yunxi dan Janice Wu Resmi Peroleh Lisensi Penayangan
-
FDA Setujui Pil Antivirus Pertama, Ini Keunggulannya untuk Lawan Virus Corona!
-
Bintangi Hua Rong Bersama Ju Jingyi, Ini 5 Drama China Guo Junchen Terpopuler
-
Bali Siapkan Isoter Berkapasitas 700 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Covid-19
-
2,4 Juta Dosis Vaksin Moderna Donasi dari Prancis dan Jerman Tiba di Indonesia
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
-
Haris Rusly Moti: Gaya Inklusif Prabowo dan Dasco Berhasil Jaga Stabilitas Nasional
-
Kemenpan RB Ingatkan Instansi Pusat-Daerah WFH Mulai Jumat Ini, Beri Peringatan Jika Tak Patuh
-
Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!
-
Ketum HMI Jabar Siti Nurhayati Ngaku Diteror Usai Bela Andrie Yunus, Keluarga Sempat Mengungsi
-
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
-
Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!
-
Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah
-
JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi