- Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan perhitungan tambahan biaya avtur untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Jakarta.
- Menteri Haji dan Umrah menyatakan bahwa perhitungan tersebut dilakukan melalui koordinasi matang bersama Menko Perekonomian terkait fluktuasi harga.
- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengumumkan secara resmi hasil perhitungan biaya tambahan tersebut pada Rabu sore ini.
Suara.com - Pemerintah memastikan bahwa perhitungan mengenai tambahan biaya avtur untuk penerbangan haji tahun 2026 telah rampung.
Hasil perhitungan tersebut rencananya akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (8/4) sore.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid sempat mempertanyakan kepastian angka tambahan biaya avtur menyusul adanya tren penurunan harga minyak dunia pasca-informasi gencatan senjata global.
"Apakah Pak Menteri atau Pak Wamen sudah ada keputusan berapa tambahan biaya avtur? Saya lihat perkembangan hari ini, kemarin 116 USD. Sekarang turun dengan adanya informasi akan damai, sekarang turun jadi 96 USD," tanya Abdul Wachid kepada jajaran kementerian.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya tidak bekerja sendiri.
Tim di bawah koordinasi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian telah melakukan simulasi dan perhitungan matang terkait fluktuasi harga avtur tersebut.
"Seperti yang pernah saya sampaikan kemarin, tim yang di bawah koordinasi Menko Perekonomian sudah melakukan berbagai perhitungan dan insyaallah nanti sore akan diumumkan langsung oleh Presiden," jawab Irfan dalam rapat.
Senada dengan Menhaj, dalam kesempatan yang sama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa angka pasti terkait kebutuhan biaya tambahan tersebut sebenarnya sudah dikantongi oleh kementerian.
Baca Juga: Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah
Namun, demi etika birokrasi dan koordinasi tingkat tinggi, pihaknya memilih untuk menunggu Kepala Negara yang menyampaikan kepada publik.
"Terkait nilainya itu sudah ada, tapi nanti akan langsung mungkin disampaikan oleh Presiden. Kami sudah dapat nilainya, kami sudah hitungkan, akan kami sampaikan kepada Presiden," kata Dahnil.
"Tapi memang tim dari Kemenko menyampaikan nanti akan disampaikan langsung oleh Presiden, kami tidak ingin mendahului Presiden dalam hal ini," sambungnya.
Berita Terkait
-
Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah
-
Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas
-
'Prabowo Subianto' Jadi Model Drummer Video Klip LEGO soal Perang Iran vs Amerika - Israel
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen
-
Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Ketum HMI Jabar Siti Nurhayati Ngaku Diteror Usai Bela Andrie Yunus, Keluarga Sempat Mengungsi
-
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
-
Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah
-
JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi
-
DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!
-
2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran
-
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
-
Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah
-
Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang
-
BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas