Suara.com - Uni Emirat Arab mengumumkan perubahan jadwal akhir pekan baru bagi pegawai pemerintah yang terdiri dari 4,5 hari aktif dengan pergeseran libur mulai Jumat sore, Sabtu dan Minggu.
Menyadur Al Jazeera Selasa (28/12/2021) jadwal baru yang lebih sesuai dengan ritme kerja orang barat ini mulai berlaku pada 1 Januari 2022.
UEA saat ini memiliki akhir pekan Jumat-Sabtu, yang sesuai dengan negara-negara lain di kawasan itu.
Transisi ini sejalan dengan visi UEA untuk meningkatkan daya saing globalnya di seluruh sektor ekonomi dan bisnis, dan untuk mengimbangi perkembangan global.
“UEA adalah negara pertama di dunia yang memperkenalkan minggu kerja nasional yang lebih pendek dari minggu kerja lima hari global,” kata WAM.
“Perpanjangan akhir pekan datang sebagai bagian dari upaya pemerintah UEA untuk meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja dan meningkatkan kesejahteraan sosial, sambil meningkatkan kinerja untuk memajukan daya saing ekonomi UEA.”
Di bawah model baru, karyawan harus menyelesaikan hari kerja 8 jam dari Senin sampai Kamis tapi hanya bekerja 4,5 jam pada hari Jumat.
Pegawai pemerintah juga diizinkan memilih pekerjaan fleksibel atau opsi kerja dari rumah pada hari Jumat, sedangkan khutbah dan salat Jumat dilaksanakan pada pukul 13.15 WIB.
Di negara-negara mayoritas Muslim, Jumat biasanya dianggap sebagai hari paling suci dalam seminggu dengan beberapa toko dan pedagang dilarang buka sebelum salat Jumat berakhir.
Baca Juga: Bikin Kebijakan Baru, UEA Tak Akan Lagi Sensor Adegan Seks Film di Bioskop
Sementara menjadi satu-satunya negara Teluk yang tidak memiliki akhir pekan Jumat-Sabtu, UEA yang kaya sumber daya dan ambisius kini sejalan dengan dunia non-Arab.
Laporan media lokal mengatakan rincian lebih lanjut diperkirakan akan muncul dalam beberapa hari berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun
-
Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat
-
Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap
-
WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?