Suara.com - Pelecehan seksual kembali terjadi di area kampus. Seorang mahasiswa menyatakan bahwa ia menerima tindakan tak mengenakkan dari kakak kelasnya.
Hal ini dinyatakan oleh suami dari korban melalui akun Twitternya.
Peristiwa terjadi tahun 2019 sebelum korban menikah dan masih mahasiswa baru di Universitas Jember.
"12 April 2019, sore hari sekitar jam 18.00 telah terjadi kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku Arif Rosih Royan kelahiran Jombang, Jatim tanggal 28 April 1998," tulis akun @decemberdec811 di Twitter, Senin (27/12/2021).
"[Terduga pelaku] salah satu mahasiswa Unej (Universitas Jember) dan korban istri saya sendiri. Berikut kronologi serta alur kejadiannya," tambahnya.
Kronologi
Pada sore hari, korban mengirim pesan singkat ke pelaku yang notabene kakak angkatanna untuk menanyakan dosen. Kemudian pelaku malah bertanya apakah sore ada cara atau tidak.
Korban yang tak memiliki agenda penting hanya menjawab bahwa ia hanya berencana keluar bikin USB. Kemudian pelaku menawarkan diri untuk mengantar.
Tak memiliki rasa curiga, akhirnya korban mengiyakan tawaran tersebut. Namun di perjalanan, berbagai pertanyaan privasi dilontarkan pelaku pada korban.
Baca Juga: Viral Pria Sedot Bensin Motor Pakai Pompa Galon, Warganet Ramai Ingatkan Bahaya Ini
"Kamu perokok apa bukan? kamu suka minum-minun apa enggak, kamu pernah ngapain aja sama pacarmu," tanya pelaku.
Kemudian korban menjawab bahwa ia tak merokok dan minum. Sementara persolan bersama pacar adalah privasinya sendiri.
Dengan jawaban tersebut, pelaku malah mengatai korban munafik.
Setelah urusan beli USB, pelaku tak mengantar korban langsung ke kosnya. Ia malah mengajak untuk open table di klub malam.
"Pelaku malah mengajak korban untuk open table dan korban menyetujui dengan syarat korban tidak ikut meminum-minuman beralkohol," tulis suami korban.
Namun ajakan untuk open table tak jadi dilaksanakan. Ia malah membawa anggur merah (Amer) di sebuah jalan di Jember.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya