Suara.com - Seorang wanita yang mengambil karcis tol telah menjadi viral di media sosial. Bagaimana tidak, wanita ini mengambil karcis tol dengan alat tidak biasa.
Dalam momen yang diunggah akun TikTok @arikriukk, Kamis (30/12/2021), tampak sebuah mobil yang berhenti untuk mengambil karcis tol.
"Negara +62," tulis pengunggah video sebagai keterangan unggahannya seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/12/2021).
Dalam video tersebut, seseorang yang berada di dalam mobil merekam situasi pintu tol. Tampak mobil abu-abu berhenti di depan.
Mobil itu tampak disopiri oleh seorang wanita. Wanita itu tampak berhenti untuk menempelkan kartu e-toll dan mengambil karcis tol.
Pada umumnya pengendara mobil yang memasuki gerbang tol akan memakai tongkat e-toll untuk menempelkan kartunya.
Namun, tidak dengan wanita satu ini. Ia memilih menggunakan salah satu peralatan dapur untuk menempelkan e-toll dan mengambil karcis tol.
Wanita ini terbilang memiliki ide yang sangat tidak terduga lantaran menggunakan pencapit untuk menempelkan kartu e-toll dan mengambil karcisnya.
Dalam video itu, ia tampak mengeluarkan tangannya dari dalam jendela mobil dan menempelkan kartu e-toll yang sudah dijepitnya dengan pencapit.
Baca Juga: Viral Bentuk Angkot Tak Biasa Campur Mobil Pribadi, Warganet: Kreativitas Tanpa Batas
Setelah portal terbuka, ia lalu memasukkan tangannya kembali ke mobil untuk menaruh kartu e-toll. Tidak lama kemudian, ia mengeluarkan tangannya kembali.
Wanita ini lalu mengarahkan pencapitnya yang berwarna hijau itu untuk mencapit kartu tol yang keluar dari mesin.
Unggahan tersebut berhasil mencuri perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang takjub dengan cara wanita ini mengambil karcis tol dengan pencapit.
"Oke juga idenya dimana diriku selalu kesulitan ketika ngambil karcis parkir," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Untung gak ketuker sodet wajan," tulis salah satu warganet.
"Penjepit gorengan buat gorengan (x). Penjepit gorengan buat ambil karcis toll (v)," ujar salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Viral Babi Guling Jatuh di Jalan, Batal Tes Kriuk
-
Anti Ribet! Lagi Ulang Tahun, Cowok Malah Disuruh Beli Kue dan Nyalakan Lilin Sendiri
-
Indonesia Kalah Telak Lawan Thailand, Emak-emak Ngamuk Banting Televisi
-
Nyesek! Tagih Hutang ke Pacar Malah Dapat Jawaban Menohok, Warganet sampai Emosi
-
Viral Ambulans Dibuat 'Buntung' oleh Maling Saat Parkir di Puskesmas, Publik Heboh
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang