Suara.com - Pelaksanaan malam bebas kerumunan atau Crowd Free Night (CFN) pada malam Tahun Baru 2022 resmi dimulai di Jakarta, Jumat (31/12/2021) tepat pukul 22.00 WIB.
Dampak dari pemberlakuan CFN itu membuat jalan di sekitar Patung Kuda menjadi lengang dan sunyi.
Pantauan Suara.com di lokasi, petugas gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub) kompak memindahkan water barrier ke tengah jalan sebagai tanda penutupan.
Penutupan pertama dilakukan dari arah Bundaran HI menuju Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kondisi serupa dilakukan untuk arah sebaliknya.
Begitu juga untuk daerah dari arah Balaikota menuju Tanah Abang juga ditutup secara serempak.
Arus lalu lintas yang mulanya dipadati pengendara mobil maupun motor dan sepeda langsung menurun drastis.
Adapun yang berhak melewati jalan hanya Bus Transjakarta dan rombongan petugas yang tengah berpatroli.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.200 personel Polantas untuk mengawal pelaksanaan malam bebas kerumunan atau Crowd Free Night (CFN) pada malam Tahun Baru 2022.
"Petugas dikerahkan dari Ditlantas ada kurang lebih 1200 personel," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dikonfirmasi, Rabu (29/12/2021).
Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Wagub DKI Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir di 2022
Personel tersebut disebar untuk melakukan pengamanan di 10 lokasi CFN pada malam Tahun Baru.
Adapun 10 kawasan tersebut yakni kawasan Sudirman-Thamrin, Kemang, Bulungan Barito, Senopati Gunawarman SCBD, Asia Afrika, Kota Tua, Banjir Kanal Timur, Kemayoran, Kelapa Gading dan Monas. CFN diberlakukan pada 31 Desember 2021 pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB pada 1 Januari 2022.
Berita Terkait
-
Crowd Free Night Jakarta Bukan Car Free Night, Pejalan Kaki dan Pesepeda Dilarang Melintas
-
Patut Dicoba Lur, Ini Lho Tiga Tren Warna Rambut 2022
-
Jelang Tahun Baru, Sejumlah Rumah di Kemayoran Terbakar karena Petasan
-
Pantai Parangtritis Terpantau Lengang Menjelang Malam Pergantian Tahun
-
Warga yang Berniat Rayakan Tahun Baru di Pantai Pasir Putih PIK 2 Diminta Putarbalik
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang