Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin kerap mendapatkan komen negatif dari segelintir masyarakat karena dianggap kerjanya tidak pernah terlihat. Alih-alih marah, ia malah menganggap aneh kalau ada yang menganggapnya seperti itu.
Komentar negatif masyarakat itu kerap muncul di media sosial, termasuk sebutan AFK atau Away From Keyboard.
AFK diketahui merupakan istilah seorang pemain PC ketika mereka jauh atau meninggalkan komputer.
Istilah AFK lantas kian populer di tengah pemain Mobile Legends. Warganet juga sering menyematkan istilah itu kepada Ma'ruf.
Ma'ruf mengatakan, kalau kerjanya selama ini sudah diekspos ke publik. Bahkan, ia sering mengajak media untuk ikut meliput kegiatan kerjanya.
"Sudah diekspos kok, bawa wartawan kok, kalau orang enggak tahu aneh gitu loh," kata Ma'ruf saat menghadiri Deddy Corbuzier Podcast yang dikutip Suara.com, Selasa (4/1/2022).
Kemudian Deddy memancing Ma'ruf soal komentar-komentar negatif yang muncul itu memang sengaja dilemparkan kepadanya. Namun, Ma'ruf mengakui tidak ambil pusing dengan banyaknya komentar negatif.
Dalam hidupnya, Ma'ruf menerapkan prinsip tidak terbang kalau dipuji, tidak tumbang kalau dicela.
"Biasa-biasa saja lah, jangan terbang kalau dipuji, jangan tumbang kalau dihina, jadi kita tegar," ujarnya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Di-roasting Maruf Amin di Podcast, para Artis Takjub: Ganas, Ngeri!
Ma'ruf juga mengungkap, dirinya kerap membaca komentar-komentar negatif masyarakat di media sosial. Namun, ia menjawabnya dengan rasa syukur.
"Engga (bete). Bacanya kan cuman bilang Alhamdulillah," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak