Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan pembangunan Papua harus tepat sasaran. Pemerintah harus melakukan komunikasi agar mengetahui apa sesungguhnya masalah yang terjadi di sana.
Maruf Amin tidak ingin pembangunan dilakukan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Saya menyebutnya, kalau Papua itu kita ini mau menggaruk sesuatu yang gatal, karena itu kita harus tahu yang gatal yang mana. Jangan yang gatal di mana yang digaruk di mana," kata Maruf Amin ketika menghadiri acara Deddy Corbuzier Podcast yang ditayangkan, Selasa (4/11/2022).
Maruf Amin ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Provinsi Papua Barat.
Tim tersebut dibentuk sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Pembangunan kesejahteraan Papua menjadi concern utama Maruf Amin dalam program itu.
Mengenai keamanan, menurut Maruf Amin, pendekatan keamanan yang dilakukan pemerintah bukan dimaksudkan untuk memerangi warga Papua. Pendekatan keamanan dilakukan untuk melindungi masyarakat dan terjamin keamanannya.
"Pendekatan keamananan juga kita kan bukan ingin memerangi mereka tapi justru ingin melindungi masyarakat supaya mereka tidak terganggu keamanannya," ujarnya.
Maruf Amin menyebut warga Papua membutuhkan pendidikan, pelayanan kesehatan hingga infrastruktur.
Baca Juga: Kebiasaan Wapres Maruf Amin Dibongkar Deddy Corbuzier, Hobi Makan Kerupuk
Maruf Amin mengatakan pemerintah sedang berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk melakukan pemberdayaan.
"Hilangkan kemiskinan terutama yang ekstrem itu terus kita lakukan bersama dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh non pemerintahan terutama tokoh adat, tokoh agama, tokoh akademisi, tokoh perempuan, tokoh pemuda, kita lakukan dialog."
Berita Terkait
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI
-
Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan