Suara.com - Seorang bayi lelaki yang diajari bicara dalam 3 bahasa sejak dini menjadi viral. Reaksinya itu bahkan ramai mendapatkan sorotan warganet.
Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @sabirov.family. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 650 ribu kali dan mendapatkan 52 ribu tanda suka.
"Overthinking sejak dini," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Dalam video, bayi itu sedang bersantai dan melihat pemandangan sekitar sambil disuapi makan. Ia berbaring di sebuah beanbag berwarna merah muda dengan mengenakan kemeja pantai.
Bayi itu diceritakan setiap hari belajar 3 bahasa sekaligus. Bagaimana tidak, ia selalu mendengarkan 3 bahasa di keluarganya setiap waktu.
Masih kecil mungil, bayi itu rupanya sudah memikul ekspektasi dari orang tuanya. Sang orang tua ingin anaknya itu bisa 3 bahasa agar bisa berkomunikasi dengan baik oleh keluarga ayah dan ibunya.
Nenek bayi itu rupanya berkewarganegaraan Rusia. Karena itu, bayi lelaki blasteran itu harus bisa bahasa Rusia agar bisa berkomunikasi dengan sang nenek.
"Tiap hari dengerin 3 bahasa. Kalau sudah bisa ngomong harus bisa 3 bahasa. Sama grandma nanti ngobrol pakai bahasa Rusia," lanjut akun tersebut.
Sementara itu, nenek lain bayi itu merupakan orang Indonesia. Alhasil, sang bayi juga akan dijarkan bahasa Indonesia sejak masih dini.
Baca Juga: Tidak Menjawab Pesan Ibu selama 9 Bulan, Alasan Anak Ini Bikin Nyesek
Orang tua itu juga menjelaskan sang anak nantinya harus memilih kewarganeraannya sendiri. Ia bisa memilih sebagai warga negara Rusia atau warga negara Indonesia.
"Sama mbah Uti entar ngomong bahasa Indonesia. Ntar kalau udah gede harus pilih kewarganegaraan," pungkas akun ini.
Adapun bahasa ketiga yang harus dipelajari bayi itu diduga merupakan bahasa Inggris. Diketahui, bahasa Inggris memang bahasa resmi dunia sehingga memang sudah seharusnya dipelajari.
Reaksi bocah itu sendiri dalam video tampak begitu polos. Ia hanya menatap langit-langit dan sekitarnya dengan kebingungan, seolah mengerti ekspektasi dari orang tuanya.
Sontak, reaksi dan ekspresi bayi itu langsung mendapatkan beragam komentar kocak dari warganet. Bahkan, ada warganet yang sampai menyebut bayi itu sudah overthinking sejak dini.
"Dari kecil udah overthinking," sahut warganet.
"Kasihan dari kecil udah dilema," komentar warganet.
"Kasihan udah punya beban," canda warganet.
"Pernah baca atau denger gitu, sebaiknya jangan diajarkan lebih dari satu bahasa ke bayi. Karena itu membuat dia jadi bingung dan bisa speech delay," pesan warganet.
"Pasanganku juga kecilnya gitu. Langsung 3 bahasa dan sempet speech delay, tapi gedenya bikin public speaking jadi bagus," dukung warganet.
"Tapi lebih mudah paham pas dari bayi sih, karena jadi bahasa sehari-hari," tambah yang lain.
"Anakku 3 bahasa juga mom. Jawa Madura Indonesia, jadi anak-anakku ngomongnya campur," celutuk warganet.
Video ini bisa disaksikan di sini.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Tag
Berita Terkait
-
Tidak Menjawab Pesan Ibu selama 9 Bulan, Alasan Anak Ini Bikin Nyesek
-
Tak Sengaja Berbagi Bekal ke Teman 'Bakwan Rasa Sabun', Ternyata Ini Penyebabnya
-
Viral Orang Tersengat Listrik Dipukul Kakinya Agar Bangun, Benarkah Efektif?
-
Viral, Orang Ini Temukan Segepok Uang Bekas Banjir yang Hanyut
-
Resign dari Kantor, Karyawan Hapus Dokumen Penting Perusahaan, Aksinya Tuai Perdebatan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik