Suara.com - Polri meluncurkan aplikasi monitoring karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN. Aplikasi yang diberi nama Monitoring Karantina Presisi ini diklaim dapat memantau pergerakan peserta karantina secara real time.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap aplikasi ini dapat mempermudah petugas untuk melakukan pengawasan terhadap PPLN yang tengah melaksanakan karantina.
"Harapan kami agar aplikasi ini bisa membantu melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang melakukan karantina," kata Listyo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (6/1/2022).
Menurut Listyo, aplikasi ini juga berfungsi untuk meminimalisir terjadinya peserta karantina yang melarikan diri. Sebab, setiap pergerakan peserta karantina terpantau lewat aplikasi tersebut.
"Jadi saat yang dikarantina kemudian melampaui jarak yang ditetapkan ada notifikasi secara otomatis," katanya.
Selain berfungsi memonitor peserta karantina PPLN, aplikasi ini juga diklaim mempermudah peserta karantina untuk mengecek fasilitas di lokasi karantina. Selain itu juga mempermudah mereka untuk melapor apabila terjadi sesuatu hal yang darurat.
"Beberapa kemudahan penggunaan aplikasi ini, cukup hanya menggunakan barcode saat turun dan checkin ke hotel. Kami memantau dan pasang statistik dan jarak," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Darurat Omicron, Pemerintah Indonesia Tutup Pintu Masuk untuk 14 Negara Ini
-
Ini Aturan Baru Tahun 2022 untuk Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri
-
Baca Aturan Baru Masa Karantina bagi Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri
-
Pulang dari Luar Negeri Karantina 10 Hari atau 7 Hari? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
-
Bukan Hanya Di Soetta, Ini Daftar Pintu Masuk RI Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan
-
Media Iran Bongkar Kejanggalan Operasi Penyelamatan Pilot AS: Narasinya Hollywood Banget
-
Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran
-
Jeritan Pemilik Warung Madura: Harga Plastik Naik Dua Kali Lipat, Modal Makin Terkuras
-
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!
-
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
-
Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky
-
DPR Apresiasi Kejagung Tindak Tegas Jaksa Kejari Karo: Pelajaran untuk Semua!
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Bos Gema Shafa Marwa hingga Aero Globe Indonesia
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri