Suara.com - Penggalangan donasi rumah anak Vanessa Angel, Gala Sky Ardiansyah terus dipeributkan Doddy Sudrajat. Salah satunya karena penggalangan dana untuk membeli rumah itu disebut belum mendapatkan izin Kementerian Sosial (Kemensos).
Persoalan izin Kemensos untuk penggalangan dana rumah Gala ini rupanya sampai ke telinga Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Ia pun ikut mengomentari pemberitaan mengenai hal tersebut.
Melalui akun Twitter resminya, Susi bingung mengapa penggalangan donasi rumah anak Vanessa Angel harus memiliki izin Kemensos. Ia lantas bertanya dengan sopan saat mengomentari berita berjudul "Penggalangan Donasi Rumah Untuk Vanessa Angel Tidak memiliki izin Kemensos".
"Maaf, kenapa harus izin?" tanya Susi singkat sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Sabtu (8/1/2022).
Susi sendiri hanya menanyakan mengenai alasan penggalangan dana rumah Gala itu harus mendapatkan lampu hijau dari Kemensos. Meski singkat, tetapi cuitan Susi itu langsung mendapatkan atensi warganet.
Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu sedikitnya telah di-retweet 180 kali dan mendapatkan 802 tanda suka. Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Susi dengan beragam pendapat.
Sebagian warganet menjelaskan alasan penggalangan rumah Gala Sky harus berizin Kemensos. Sedangkan sebagian lainnya turut bertanya-tanya seperti Susi.
Selain itu, ada juga warganet yang meminta agar Susi tidak bertanya-tanya. Mereka takut pertanyaan itu memicu kemarahan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
"Kalau dari baca beritanya, biar aliran dananya bisa dipastikan benar benar sampai ke tujuan bu," jawab warganet.
Baca Juga: Keluarga Vanessa Angel Protes Soal Donasi Rumah Gala Sky, Kemensos Buka Suara
"Di medsos sudah biasa dan banyak banget kegiatan donasi-donasi tanpa izin. Misal bantu pengobatan netizen, bantu korban bencana alam dan lain-lain. Kenapa baru ini diributin izin Kemensos ya?" tanya warganet.
"Ibu Susi Pudjiastuti nekat banget nanya-nanya. Ntar dimarahin Bu Risma loh," komentar warganet.
"Uang bansos dimakan sendiri, gak ada itu izin sama rakyat dulu," sindir warganet menohok.
"Mungkin kalau kegiatannya mau dapat perlindungan dari negara bu, kalau merasa tidak perlu negara ikut campur kayaknya gak harus izin. Tapi kalau penggalangan dananya sudah jadi polemik ini yang bikin sulit negara ikut campur dalam polemiknya," jelas warganet.
"Semoga penggalangannya bukan untuk anak ini saja, masih banyak anak-anak lain yang mengalami hal serupa maupun mirip, mari kita bantu bersama. Btw, Kemensos ngapain ya?" sentil warganet.
"Biar ada kena pajaknya buk, kan lumayan. Btw awas di marahin bu Risma buk hehehe," tambah yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Keluarga Vanessa Angel Protes Soal Donasi Rumah Gala Sky, Kemensos Buka Suara
-
Janda Pencuci Motor Ditemui Mensos Risma, DPRD Sukabumi: Terima Kasih
-
Donasi Rumah Gala Sky Timbulkan Polemik, Ini Lho Aturan Lengkapnya Versi Kemensos
-
Fuji dan Fadly Klarifikasi, Ternyata Ini Penyebab Gala Ucapkan Kata Kasar
-
Anggap Gala Berkata Tak Wajar, Doddy Sudrajat Dikatai Balik Oleh Netizen
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional