Suara.com - Beredar narasi yang diklaim sebagai fakta sejarah Islam, dimana simbol bulan dan bintang sebagai simbol agama Islam ternyata telah meniru kebudayaan lain.
Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Abdul di Grup Murtadin. Akun ini membagikan sebuah video mengenai informasi yang diklaim sebagai fakta sejarah Islam.
Dalam narasinya, Islam disebut telah meniru kebudayaan lain terkait penggunaan simbol bulan bintang. Video ini mengungkap simbol bulang dan bintang merupakan kebudayaan Yunani dan Persia.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“FAKTA SEJARAH JANGAN LUPAKAN SEJARAH LALU TERTIPU OLEH KLAIM Dari ABAD KE 6”
Narasi dalam video:
"Islam Fact #10
Did you know the Star and Crescent was not originally a symbol of Islam, it was first used by the Greek colony of Byzantium in 300 BCE, 1000 years before islam began. It was then used in Persian coins for more than 400 years, until the Muslims conquered Persia in the 7th century. The Muslim conquerors thought the design wa beautiful, so they befan to use it on their own coins. But, the Star and Crescent wouln not become a widespread symbol of Islam until the Ottoman Empire used it on their flag in the 17000s.
Follow for more Islam facts."
Terjemahan:
"Fakta Islam #10
Tahukah Anda bahwa Bintang dan Bulan Sabit pada awalnya bukan simbol Islam, simbol itu pertama kali digunakan oleh koloni Yunani Byzantium pada 300 SM, 1000 tahun sebelum Islam dimulai. Simbol itu kemudian digunakan dalam koin Persia selama lebih dari 400 tahun, sampai Muslim menaklukkan Persia pada abad ke-7. Para penakluk Muslim menganggap desain itu indah, jadi mereka ingin menggunakannya pada koin mereka sendiri. Tapi, Bintang dan Bulan Sabit tidak akan menjadi simbol Islam yang tersebar luas sampai Kekaisaran Ottoman menggunakannya pada bendera mereka di tahun 17000-an.
Ikuti untuk lebih banyak fakta Islam."
Baca Juga: Cek Fakta: Meteor Diprediksi Jatuh di Indonesia pada Mei 2022 Mendatang, Benarkah?
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Islam meniru kebudayaan lain terkait simbol bulan dan bintang tidak benar.
Faktanya, agama Islam tidak pernah memiliki keterkaitan dengan simbol apapun. Simbol bulan dan bintang mulanya digunakan oleh Kesultanan Turki Utsmani sekitar abad ke-10 (923-1342 H/1517-1923 M) sebagai simbol resmi kesultanan.
Tujuan awal penggunaan simbol tersebut adalah untuk politik dan tidak berhubungan dengan ajaran agama.
Dilansir dari media berbahasa Inggris, indianexpress.com menuliskan bahwa Islam pada prinsipnya tidak menggunakan simbol-simbol agama. Para sejarawan telah menunjukkan bahwa para mualaf Arab pertama tidak membawa lencana atau panji-panji pada penaklukan awal mereka.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Meteor Diprediksi Jatuh di Indonesia pada Mei 2022 Mendatang, Benarkah?
-
Amalam Malam Jumat: Baca Al Ikhlas 100 X, Sholawat Nabi 100 X, Dzikir 70 X, Tasbih 100 X, Bukan Hanya Baca Surat Yasin
-
Malam Jumat Sunnah Rasul Hubungan Suami Istri, Benarkah? Ini Penjelasan Syekh Wahbah az-Zuhayli
-
CEK FAKTA: Muncul Varian Baru Virus Covid-19 Bernama "Florona", Benarkah?
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Terjebak di Gorong-gorong Gegara Kejar Biawak, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini