Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan hingga saat ini total ada 35 prajurit TNI yang bermasalah dengan hukum. Andika mengaku sedang mengawal kasus-kasus tersebut agar cepat tuntas.
Hal itu disampaikan Andika dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022).
"Soal permasalahan hukum prajurit TNI secara umum ada 35 pak saat ini yang menjadi fokus perhatian kami," kata Andika.
Andika mengatakan, setiap permasalahan hukum prajurit TNI tersebut selalu menjadi pantuannya secara langsung. Menurutnya, proses masalah hukum tersebut harus berjalan dengan tuntas.
"Ini selalu saya kawal setiap saat untuk memastikan proses-proses ini berjalan tuntas," ungkapnya.
Kendati begitu, Andika tak merinci lebih jauh soal permasalahan hukum yang dihadapi masing-masing prajurit TNI tersebut. Ia hanya menegaskan, bahwa pihaknya bakal mengawal hingga tuntas.
"Jadi di slide ini hanya ada sekitar 14 atau 12 lanjut 17. Tapi sebenarnya kita memiliki 30 sampai dengan 35 masalah-masalah hukum yang kami kawal terus," tandasnya.
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Wakasad, Pangdam Siliwangi Masih Fokus Jalankan Program Vaksinasi
-
Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Mayjen Maruli Simanjuntak Punya Kekayaan Sebanyak Rp 51,6 Miliar
-
Jenderal Andika Perkasa Rotasi Perwira Tinggi TNI, Pangkostrad Dijabat Menantu Luhut Binsar Panjaitan
-
Panglima TNI Tunjuk Pangdam Udayana Jadi Pangkostrad, Pangdam Siliwangi Naik Jadi Wakil Kasad
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU
-
Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang
-
Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap
-
Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap
-
15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!
-
Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal
-
Menkes Sebut Isu Halal-Haram dan Dampak Pandemi Jadi Pemicu Tingginya Kasus Campak