Suara.com - Viral video amatir yang menunjukkan pelemparan molotov di area Kantor Bupati Ketapang, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/1/2022) di mana bertepatan dengan pengambilan sumpah jabatan Eselon III dan IV pejabat Ketapang.
Pada video amatir yang beredar, dari kejauhan seseorang yang diduga ASN melempar molotov. Saat peristiwa terjadi, orang-orang yang ada di video tersebut berhamburan dan berteriak.
"Seorang oknum ASN lempar bom molotov ke sebuah mobil dinas, saat berlangsungnya pelantikan pejabat di Pendopo Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (25/01/2021) pagi," tulis akun @andreli_48 yang mengunggah rekaman amatir tersebut.
Video amatir yang terbilang singkat tersebut juga memperlihatkan personil Satpol PP yang tengah berusaha meringkus oknum ASN tersebut.
Melansir akun Instagram @ketapangterkini, pelaku telah berhasil diringkus oleh satpol PP dan langsung digiring ke Mapolres Ketapang untuk diamankan.
Unggagan di akun @ketapagterkini mengundang berbagai respons dari warganet.
"Mungkin ada kekesalan terhadap instansi pemerintah di Ketapang sehingga terjadi seperti itu," komentar warganet.
"Ada yang enggak senang nih tampaknya," imbuh warganet lain.
"Banyak yang kena mutasi, jadi pada ngamuk," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Gaya Kakek Pakai Streetwear Bikin Pangling, Warganet: Nenek Gue Ketar-Ketir
"Biar supaya kenapa sih," imbuh warganet.
"Udah macam GTA aja," timpal lainnya.
Pada kejadian tersebut, botol molotov senduri terpental dan terbakar di selokan halaman pendopo bupari sehingg tak ada korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik