News / Nasional
Selasa, 14 Juli 2026 | 13:17 WIB
JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah dihantam muatan alat berat yang diangkut kendaraan towing. [Suara.com/istimewa]
Baca 10 detik
  • Truk pengangkut crane menabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa dini hari, 14 Juli 2026.
  • Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada konstruksi jembatan serta memicu kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian.
  • Polisi sedang menyelidiki dugaan kelalaian sopir terkait dimensi kendaraan yang menyebabkan kecelakaan saat melintas di bawah jembatan.

Suara.com - Sebuah truk towing yang mengangkut crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dini hari.

Insiden terjadi di Jalan Kapten Tendean, tepatnya pada jalur yang mengarah ke kawasan Pasar Santa.

Benturan keras antara muatan crane dan badan jembatan membuat konstruksi JPO rusak parah hingga sebagian tiang pondasinya bergeser dari posisi semula.

Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut, khususnya menuju arah Blok M, mengalami kepadatan panjang sejak dini hari.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menjelaskan kronologi sementara peristiwa tersebut kepada awak media di lokasi kejadian.

Ia mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan berkaitan dengan pemahaman sopir terhadap dimensi kendaraan yang dikemudikannya.

"Pada saat melintas, sopir truk mungkin belum tahu ketinggiannya, jadi mungkin belum ada perkiraan. Kemudian apakah ada pengawalnya atau nggak. Maksudnya pengawal itu yang melihat. Kalau misalnya ada yang ngasih tahu kan, 'Oh, ini nggak nyampe', ini baru kelihatan. Kronologisnya itu, intinya ketinggiannya mungkin sopir tidak pahami itu. Apakah baru lewat sekali atau pernah ke sini," ujar Mujiyanto.

JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dipastikan akan dibongkar total setelah salah satu tiang penyangganya terlepas dari pondasi akibat ditabrak truk towing. [Suara.com/Adiyoga]

Menyoal ada atau tidaknya indikasi pelanggaran dalam peristiwa tersebut, Mujiyanto belum dapat memastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Masih dalam penyelidikan ya, sementara (sopir) masih diamankan," katanya.

Baca Juga: Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif

Terkait status kepemilikan kendaraan berat tersebut, termasuk apakah merupakan milik pihak swasta, Mujiyanto mengaku pihaknya belum mengantongi kepastian.

"Belum tahu, masih dalam penyelidikan ya," ucapnya singkat.

Sejumlah pihak turut menangani dampak insiden ini di lapangan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta bersama PPSU, personel Kelurahan Pela Mampang, Polsek, dan Koramil setempat dilaporkan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari ruas Jalan Kapten Tendean dan mengalihkan perjalanan melalui jalur alternatif seperti Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya, hingga Jalan Antasari selama proses penanganan berlangsung.

Saat ini, proses evakuasi truk yang tersangkut di badan JPO serta pembongkaran jembatan masih berlangsung di lokasi kejadian.

Load More