- Truk pengangkut crane menabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa dini hari, 14 Juli 2026.
- Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada konstruksi jembatan serta memicu kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian.
- Polisi sedang menyelidiki dugaan kelalaian sopir terkait dimensi kendaraan yang menyebabkan kecelakaan saat melintas di bawah jembatan.
Suara.com - Sebuah truk towing yang mengangkut crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dini hari.
Insiden terjadi di Jalan Kapten Tendean, tepatnya pada jalur yang mengarah ke kawasan Pasar Santa.
Benturan keras antara muatan crane dan badan jembatan membuat konstruksi JPO rusak parah hingga sebagian tiang pondasinya bergeser dari posisi semula.
Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut, khususnya menuju arah Blok M, mengalami kepadatan panjang sejak dini hari.
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menjelaskan kronologi sementara peristiwa tersebut kepada awak media di lokasi kejadian.
Ia mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan berkaitan dengan pemahaman sopir terhadap dimensi kendaraan yang dikemudikannya.
"Pada saat melintas, sopir truk mungkin belum tahu ketinggiannya, jadi mungkin belum ada perkiraan. Kemudian apakah ada pengawalnya atau nggak. Maksudnya pengawal itu yang melihat. Kalau misalnya ada yang ngasih tahu kan, 'Oh, ini nggak nyampe', ini baru kelihatan. Kronologisnya itu, intinya ketinggiannya mungkin sopir tidak pahami itu. Apakah baru lewat sekali atau pernah ke sini," ujar Mujiyanto.
Menyoal ada atau tidaknya indikasi pelanggaran dalam peristiwa tersebut, Mujiyanto belum dapat memastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Masih dalam penyelidikan ya, sementara (sopir) masih diamankan," katanya.
Baca Juga: Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif
Terkait status kepemilikan kendaraan berat tersebut, termasuk apakah merupakan milik pihak swasta, Mujiyanto mengaku pihaknya belum mengantongi kepastian.
"Belum tahu, masih dalam penyelidikan ya," ucapnya singkat.
Sejumlah pihak turut menangani dampak insiden ini di lapangan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta bersama PPSU, personel Kelurahan Pela Mampang, Polsek, dan Koramil setempat dilaporkan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari ruas Jalan Kapten Tendean dan mengalihkan perjalanan melalui jalur alternatif seperti Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya, hingga Jalan Antasari selama proses penanganan berlangsung.
Saat ini, proses evakuasi truk yang tersangkut di badan JPO serta pembongkaran jembatan masih berlangsung di lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif
-
JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular
-
Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup
-
Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!
-
Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan
-
3 Hari Masa Kritis AS - Iran, Hingga Perang Meletus Kembali
-
Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif
-
Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji
-
KPK Limpahkan Berkas Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Segera Disidang
-
Update Kebakaran Maut Bar Bangkok, 30 Orang Tewas Terjebak di Toilet Hingga Hirup Asap Beracun
-
Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?
-
Falkland atau Malvinas? Sengketa Lama Inggris vs Argentina yang Panaskan Semifinal Piala Dunia 2026
-
AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?
-
Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung