Suara.com - Seorang pria pengendara motor yang melewati sebuah jembatan telah menjadi viral. Bagaimana tidak, penampakan jembatan itu terbilang sangat ngeri.
Momen yang telah viral melalui FYP TikTok itu diunggah oleh akun @/kenziefaizhaaziq, Selasa (1/2/2022).
Hingga berita ini terbit, video telah ditonton 608 ribu dan mendapat 35 ribu tanda suka.
"Senggol dikit auto beda alam #viral," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Dalam video, seorang pemotor ini merekam dirinya sendiri saat menaiki motornya melewati sebuah jembatan.
Tampaknya, ia sudah meletakkan kamera itu di tubuhnya sehingga kamera itu merekam jalanan yang dilewatinya.
Pada awalnya, ia melintasi sebuah jalan kecil di perkampungan untuk menuju jembatan tersebut.
"Guys ini video yang sangat berbahaya gitu. Jangan ditiru ya karena sangat-sangat berbahaya," ucapnya sambil berkendara.
Ia terus melajukan motornya lurus melewati jalanan perkampungan tersebut. Sampai pada akhirnya, ia bertemu sebuah jembatan yang sangat sempit di ujung jalan perkampungan.
Baca Juga: Viral Video Bapak-bapak Dijebak Pakai Baju Couple Saat Rayakan Imlek, Warganet Kompak Ngakak Bareng
"Sangat berbahaya ya. Untuk penyakit phobia, jantungan itu jangan ya," ucapnya memperingati.
Pemotor ini sampai di ujung sebuah jembatan. Tampaknya, jembatan itu merupakan bekas rel kereta api yang sudah tidak terpakai.
Besi-besi pembatas yang ada di pinggir jembatan itu sudah terlihat berkarat. Jembatan ini hanya bisa dilewati oleh pengendara motor karena jalannya yang sangat kecil.
Tidak lama kemudian, pemotor ini memberanikan diri untuk melajukan motornya. Perlahan-lahan tapi pasti, ia mengegas meski terlihat tremor saat melintasinya.
Awalnya, di pinggir jembatan itu terdapat pepohonan. Namun, saat melajukan motor ke tengah-tengah jembatan, ternyata jembatan itu sangat tinggi.
Di bawah jembatan terdapat sebuah sungai yang mengalir. Ada pula pepohonan dan pemandangan terasering yang tampak dari atas.
Berita Terkait
-
Viral Surat Vaksinasi Dipakai Bungkus Gorengan, Dinkes Cimahi Khawatirkan Hal Ini
-
Ucapkan Hari Raya Imlek, Warganet Langsung Diminta Praktekan Hal ini, Bikin Bengek Warga Twitter
-
Mainkan Alat Kelamin saat Berkendara, OTK Buntuti dan Pepet Pengendara Motor Wanita
-
Seorang Pria Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Meninggal Tersengat Listrik, Videonya Beredar Luas
-
Pria Ini Minta Dibuatkan Nasi Goreng Pakai Telur 1 Peti, Publik: Empat Sehat, Lima Kolesterol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar