Suara.com - Propam Polda Metro Jaya resmi menahan Bripka Asep Nuroni. Dia ditahan buntut upayanya menarik sepeda motor warga bersama enam warga sipil secara sewenang-wenang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut Bripka Asep ditahan dalam rangka pemeriksaan.
"Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro Jaya dan juga dilakukan penahanan sampai dengan hari ini sambil dilakukan pemeriksaan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/2/2022).
Bripka Asep yang bertugas di Subbagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebelumnya ditangkap karena hendak melakukan penarikan motor milik seorang warga bernama Arif di Desa Sorongan, Kecamatan Cibaliung, Pandeglang. Aksi itu dilakukan Bripka Asep pada Sabtu (29/1/2022) pekan lalu.
Enam warga sipil lainnya yang ikut dalam aksi yang dilancarkan Bripka Asep adalah Dede Junaedi, Sapriin, Agus Fauzi Firdaus, Manus Ismanan, Purnomo, dan Bahtiar.
Menurut penuturan Zulpan, peristiwa ini bermula saat Bripka Asep dan enam rekannya mengaku sebagai anggota Polri mencoba melakukan penarikan terhadap motor milik Arif. Namun, ketika ditanya oleh Arif ihwal surat peritnah tugas, Bripka Asep Cs tidak bisa menunjukkannya.
"Ketika ditanya Surat Perintah Tugas, Bripka Asep Nuroni tidak dapat/bisa memperlihatkannya dan keenam warga sipil yang mengaku sebagai anggota juga tidak dapat memperlihatkan KTA Polri," ucap Zulpan dalam keterangannya hari ini, Selasa (1/2/2022).
Selanjutnya, warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut naik pitam dan mengepung Bripka Asep dan rekan-rekannya. Bahkan, kata Zulpan, warga sempat ingin mengeroyok mereka.
"Sehingga membuat warga setempat emosi dan mengepung Bripka Asep dan kawan-kawan serta berusaha melakukan pengeroyokan," kata dia.
Zulpan menyebut Bripka Asep dan rekan-rekannya awalnya hendak melakukan penarikan lantaran sepeda motor Arif diduga hasil pencurian. Informasi itu didapatkan Bripka Asep Cs dari warga bernama Sarta dan Aan.
"Bripka Asep dan kawan-kawan, dalam melakukan penarikan terhadap motor milik warga setempat berdasarkan informasi dari saudara Sarta dan Aan yang menginformasikan bahwa adanya warga Kampung Sorongan, Desa Sorongan bernama Arif dicurigai menggunakan motor hasil tindak pidana pencurian," jelas Zulpan.
Berita Terkait
-
Langgar Jam Operasional, 3 Kafe di Jakarta Selatan Disegel, 1 Pengunjung Reaktif Covid-19
-
Majelis Masyarakat Adat Budaya Sunda Bakal Berikan Keterangan Terkait Arteria Dahlan di Polda Metro Jaya
-
Tokoh Masyarakat Adat Sunda Bertemu DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ini yang Dibahas
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Polda Metro Jaya Tunda Ajang Street Race di Detabek
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari